Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Golkar Anggap Prabowo Bukan Ancaman Bagi Jokowi di Pilpres 2019

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Sabtu, 07 Juli 2018 |18:22 WIB
Golkar Anggap Prabowo Bukan Ancaman Bagi Jokowi di Pilpres 2019
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)
A
A
A

JAK‎ARTA – Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menganggap Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bukan ancaman bagi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Pun jika Prabowo disandingkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono atau Anies Baswedan.

Justru, sambung Ace,‎ Partai Golkar sedang menunggu para penantang Jokowi memainkan langkah politiknya jelang kontestasi Pilpres 2019.‎ Sebab, itu akan menjadi langkah yang perlu diantisipasi dalam menjelang pesta demokrasi lima tahunan.

"Tidak ada posisi yang mengancam. Justru kami melihat bahwa kami dalam posisi lebih banyak menunggu apa langkah-langkah politik yang dilakukan oleh calon kompetitor Jokowi," kata Ace usai menghadiri diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018).

Prabowo Subianto

Menurut Ace, kontestasi Pilpres 2019 akan semakin seru jika ada banyak penantang Jokowi. Hal itu menunjukkan kedewasaan Indonesia dalam berdemokrasi.‎ "Semakin banyak calon presiden maka itu semakin bagus dalam kompetisi demokrasi kita‎," terangnya.

Ace memprediksi Pilpres 2019 hanya akan diisi oleh dua pasangan calon. Sebab, Presidential Treshold (PT) masih menggunakan ambang batas 20 persen. "Kelihatannya kalaun pasangan lebih dari tiga agak sulit ya kalau menggunakan PT 20 persen. Tapi kalau ada 3 pasangan bagus juga untuk fenomena demokrasi kita," pungkasnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement