Menurut dia, program itu tidak menarik bagi pengusaha angkutan, karena mereka merasa tak ada keuntungan dengan mengikuti program tersebut.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta sedang memutar otak untuk memenuhi target armada yang mengikuti program OK-Otrip. Karena sampai kini belum mencapai target, Pemprov memperpanjang uji coba OK-Otrip hingga pertengahan Agustus 2018.
"Jadi, rencananya diperpanjang karena ada keyakinan dari BPPBJ (Badan Pelayanan Pengadaan Barang Jasa) yang sekarang lagi menghitung angka OK Otrip rupiah per kilometernya dan berdasarkan masukan dari operator mereka ingin, sesuai dengan imbauan Pak Gubernur, ingin bergabung akhir bulan ini," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno di Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.