Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diduga Sesat, Ini Struktur Kerajaan Ubur-Ubur di Serang

Rasyid Ridho , Jurnalis-Selasa, 14 Agustus 2018 |17:26 WIB
 Diduga Sesat, Ini Struktur Kerajaan Ubur-Ubur di Serang
Pimpinan Kerajaan Ubur-Ubur saat didatangi tokoh agama dan polisi (foto: Rasyid/Sindo)
A
A
A

SERANG - Kerajaan Ubur-ubur membuat geger warga Serang, Banten. Kerajaan tersebut dipimpin oleh Ratu Aisyah yang mengaku sebagai Ratu Kidul. Kerajaan ubur-ubur terletak di Lingkungan Syabulu, Kelurahan Serang, Kota Serang, yang sudah dua tahun berdiri.

Ada delapan orang pengikutnya yang ditugaskan untuk mengurus kerajaan ubur-ubur, bahkan sang Ratu Aisyah membuat struktur organisasi. Berikut struktur organisasi Kerajaan Ubur-ubur yang diduga mengajarkan aliran sesat.

Ketua penerima tamu kerajaan:

Untuk laki-laki: Babe Ali

Untuk wanita: Mba Ria

Ketua Keluarga Kerajaan: Asep Alung

Ketua pengembangan program kerajaan urusan ritual: Kepala Suku Mas Nur Salim

 aliran

Ketua pemberitaan dunia tentang hasil ritual: Mas Samsuri

Seksi keamanan: Riky dan Sony

Penasehat/sesepuh: Abraham Saman

Urusan ide kreatif untuk kerajaan: Kamal dan Babe Ali

Seksi konsumsi/anggaran: Indah dan Ajeng

Urusan pertamanan: Husen.

Sekertaris MUI Kota Serang Amas Tajudin mengaku, sudah melakukan mediasi dengan pihak kerajaan ubur-ubur bersama jajaran MUI Kota Serang. Hasilnya, bahwa Kerajaan Ubur-ubur mengakui bahwa Nabi Muhammad adalah seorang perempuan.

Bahkan, Ratu Aisyah sebagai pimpinan mengatakan bahwa Allah SWT memiliki makam untuk petilasan. Menurutnya, kakbah bukan kiblat umat muslim melainkan tempat pemujaan.

"Parahnya lagi, menurut dia Hajar Aswad dicium oleh umat Islam mirip dengan kelamin wanita perempuan," kata Amas.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement