PEKANBARU – Masyarakat bersama Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru mengamankan seorang warga bernama Joni Boyok. Pria berusia 47 diamankan umat karena diduga melakukan penghinaan terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) di medsos (media sosial).
Jony Boyok diamankan di rumahnya, Jalan Dolok Pekanbaru, pada sore tadi. Saat diamankan, Jony Boyok tidak melakukan perlawanan.
"Saat diamankan dia tidak melawan. Dia sukarela kita bawa. Jony bilang dirinya merasa aman bila dibawa FPI daripada pihak lain, " ucap Said Heriadi Wakil Kepala Hisbah FPI Kota Pekanbaru, Rabu (5/9/2018).
Said menjelaskan, Boyok diamankan setelah ditelusuri melalui akun Facebook. Dari hasil penelusuran pria berusia 47 tahun ini tinggal di Jalan Dolok Pekanbaru.

Melalui akun Jony Boyok, pria berambut pendek melakukan penghinaan terhadap UAS pada 2 September 2019. Dalam akunnya, dia mem-posting kalimat penghinaan terhadap ustadz yang besar di Riau itu. Salah satunya menyatakan UAS adalah Dajjal.
Tidak hanya itu, akun Jony Boyok juga mem-posting foto Ustaz Somad dengan mencoret-coretnya. Dalam posting-an itu, foto Ustadz Somad yang mengenakan baju koko dan peci putih dan mengenakan sorban dipundak digambarkan seolah olah seperti setan, dengan mata merah kemudian dibumbui ikon wajah bertanduk.
"Jony mengakui semua perbuatannya. Jony mengaku siap bertangung jawab," ucapnya. Setelah di Kantor FPI, Jony pun dibawa ke Markas Polda Riau.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.