Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polri Bentuk Tim Inafis Gabungan untuk Mengidentifikasi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng

Herman Amiruddin , Jurnalis-Selasa, 02 Oktober 2018 |11:04 WIB
Polri Bentuk Tim Inafis Gabungan untuk Mengidentifikasi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng
Tim Inafis Gabungan Bantu Identifikasi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng (foto: Herman A/Okezone)
A
A
A

MAKASSAR - Mabes Polri membentuk Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) gabungan dari Pusinafis Bareskrim, Inafis Polda Jawa Timur dan Inafis Polda Sulawesi Selatan. Mereka tiba di Palu, Senin 1 Oktober 2018 dan langsung melakukan indentifikasi jenazah korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, saat tiba di Palu, Tim Inafis gabungan ini langsung bekerja.

Polri Luncurkan Inafis Card 

"Sudah tiba dalam rangka identifikasi terhadap mayat korban gempabumi dan tsunami di Palu dan Donggala," kata Dicky kepada Okezone.

Dikatakan Dicky, Tim Gabungan Inafis sudah berangkat ke Palu melalui jalur udara menggunakan pesawat hercules A-1336 milik TNI AU di Lanud Hasanuddin Makassar.

"Tim berangkat ke Palu dengan pesawat hercules A-1336 milik TNI AU pada pukul 15.30 Wita sore tadi," ungkap Dicky.

Tim Inafis Gabungan Bantu Identifikasi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng (foto: Herman/Okezone)	  Tim Inafis Gabungan Bantu Identifikasi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng (foto: Herman/Okezone) 

Berikut nama-nama anggota Tim Gabungan Inafis Polda: 

1. AKBP Dharma (Pusinafis),

2. Aiptu Puji H (Jatim),

3. Rahmat (Sulsel),

4. Angga (Pusinafis),

5. Muhammad Abduh (Jatim).

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement