Survei Median : Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 47,7%, Prabowo-Sandi 35,5%

Fadel Prayoga, Okezone · Selasa 27 November 2018 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 27 605 1983473 survei-median-elektabilitas-jokowi-ma-ruf-47-7-prabowo-sandi-35-5-QzYRkDbaUY.jpg Jokowi-Ma'ruf Amin (Dok Okezone)

JAKARTA – Lembaga survei Median merilis hasil penelitian terkait Pilpres 2019. Dari hasil itu, diketahui elektabilitas capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin sebesar 47,7%, sementara capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mencapai 35,5 %.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan, dari penelitian yang dilakukan, keluar angka sebesar 16,8 persen yang belum menentukan pilihan dari 1.200 responden.

"Jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, pasangan manakah yang Anda pilih menjadi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia?" kata Rico di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, memaparkan hasil survei mengenai Pilpres 2019. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)

Menurut dia, keunggulan pasangan petahana ini belum bisa dibilang aman. Itu karena hingga kini, elektabilitas pasangan petahana dalam survei selalu di bawah 50 persen.

"Jokowi unggul sementara, tapi di bawah 50 persen. Prabowo tertinggal sementara, tapi jaraknya tidak terlalu jauh. Hanya 12,2 persen," ujarnya.

Prabowo-Sandiaga Gelar Konferensi Pers Bahas Isu Politik dan Ekonomi

Sementara itu, Rico menjelaskan alasan pasangan nomor urut 02 itu masih tertinggal. Kata dia, karena mereka hingga kini belum juga memberikan solusi terbaik kepada masyarakat ihwal masalah perekonomian.

(Baca Juga : "Berburu" Buku di Singapura, Prabowo Berharap Anak Muda Punya Hobi Baca)

"Persepsi atas kompetensi Prabowo memperbaiki situasi ekonomi saat ini (yang menjadi perhatian utama pemilih) belum terbentuk dengan baik," ucapnya.

Sekadar informasi, survei dilakukan dengan melibatkan 1.200 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei itu dilakukan pada 4-16 November 2018 dengan 1.200 orang responden. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random.

(Baca Juga : Perbedaan Politik Berujung Maut, Ketum MPR Minta Jangan Ada yang Jadi "Kompor")

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini