
Seperti contoh dibukanya jalan Simpang Dukuh, Frontage Barat, Frontage Timur serta kawasan Merr. Kemudian akses di kawasan Barat juga dibuka semua. Jadi pedestrian ini tidak membuat kemacetan, melainkan memperlancar arus lalu lintas dan memberi kenyamanan bagi pejalan kaki.
"Jadi pedestrian di Surabaya ini dibangun untuk memberikan kenyamanan bagi hak pejalan kaki, makanya Surabaya pedestriannya harus lebar. Bu risma minta lebar dan harus dibuat nyaman. Dibawahnya tidak diberikan keramik tapi granit," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Surabaya, Sukma Sahadewa, menyatakan untuk pembangunan pedestrian harus dioptimalkan, karena Surabaya merupakan metropolis urban. Jadi banyak masyarakat pendatang yang hadir disini, sehingga fasilitas dalam pelaksanaan untuk kegiatan di Surabaya dioptimalkan.
"Ini menjadi kemajuan bahwa pemerintah sekarang mendestrian terhadap fasilitas secara optimal. Disitu selain keamanan dan kenyaman juga harus mempunyai fasilitas yang memadai. Kalau di dalam pedestrian ini sudah baik, banyak tempat diperlebar dan banyak warna warninya, serta nyaman, juga ada tumbuhan yang diatur," ucap Sukma.