Ada 160 Ton Sampah Plastik Setiap Harinya di Bandung, Kebanyakan dari Toko Ritel

CDB Yudistira, Okezone · Senin 03 Desember 2018 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 03 525 1986109 ada-160-ton-sampah-plastik-setiap-harinya-di-bandung-kebanyakan-dari-toko-ritel-q3Se359xcB.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

BANDUNG - Setiap harinya, Kota Bandung menyumbang 1.600 ton sampah. Dari jumlah tersebut, 10 persennya adalah sampah plastik. Jadi ada sekira 160 ton sampah plastik yang dihasilkan di Bandung setiap harinya.

"Sampah di Bandung terdiri dari 70 persen organik dan 30 persen anorganik. Untuk rata-rata sampah plastik, data validnya tidak ada. Tetapi 10 persen itu anorganik (plastik) tiap harinya," ungkap Direktur Utama PD Kebersihan Deni Nurdyana Hadimin, saat dikonfirmasi melalui sambungan telefonnya, Senin (3/12/2018).

Produsen sampah anorganik atau sampah plastik banyak disumbangan oleh toko ritel. Untuk itu ia meminta para pengelola toko ritel di Bandung untuk mengurangi penggunaan plastik.

Foto: Putra R/Okezone

"Nah kita sedang imbau, ritel untuk mengurangi dan tidak menggunakan kantong kresek. Termasuk bagi para pembelinya (masyarakat)," ucap dia.

(Baca juga: Larangan Kantong Plastik di Mal dan Minimarket Belum Efektif)

Imbauan itu pun, lanjut Deni, disampaikan langsung pada hari ini. Di mana dirinya berkesempatan mendampingi Wali Kota Bandung Oded M Danial dengan pengurus asosiasi ritel di Balai Kota Bandung.

"Nah ini saya lagi rapat dengan Asperindo, untuk memberikan imbauan tentang penggunaan sampah plastik," jelasnya.

Selain pada pengelola ritel, Deni juga mengimbau masyarakat turut andil menekan sampah anorganik. Caranya adalah dengan mengurangi penggunaan kantong kresek.

"Untuk masyarakat, sebaiknya pakai kantong dari rumah yang bisa dipakai berulang," imbaunya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini