nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kementerian PUPR Gandeng 3 Perusahaan Konstruksi Rehabilitasi Fasum dan Fasos di NTB

Risna Nur Rahayu, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 12:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 07 1 1988061 kementerian-pupr-gandeng-3-perusahaan-konstruksi-rehabilitasi-fasum-dan-fasos-di-ntb-eumyL48INH.jpg Kementerian PUPR kerjasama dengan perusahaan konstruksi bangun kembali fasos dan fasum di NTB (Foto: Kementerian PUPR)

JAKARTA - Upaya pemerintah membangun kembali fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) di Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca-gempa besar beberapa waktu lalu, terus dilakukan. Terbaru, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menandatangani kontrak kerjasama pekerjaan bangunan sementara fasos dan fasum di NTB dengan PT. Adhi Karya (Persero) Tbk, PT. Brantas Abipraya, dan PT. Nindya Karya (Persero).

Direktur Bina Penataan Bangunan Iwan Suprijanto, menjelaskan kontrak ini berbeda dengan kontrak umumnya dimana pekerjaannya dilakukan setelah penandatanganan kontrak.

“Sesuai dengan peraturan LKPP No.13 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Dalam Penanganan Keadaan Darurat dapat dilakukan pekerjaan terlebih dahulu baru penandatanganan kontrak. Kontrak ini sebagai dasar pembayaran bukan pelaksanaan,” jelas Iwan.

Pascabencana gempa, terdapat laporan 1.317 bangunan gedung yang rusak. Setelah dilakukan verifikasi, 545 unit sarana prasarana diperbaiki oleh Kementerian PUPR dengan 267 unit diantaranya dengan penanganan bangunan sementara.

Dengan adanya kontrak ini, perbaikan Fasos dan Fasum akan dilanjutkan hingga bangunan permanen. Fasilitas yang ditangani yakni fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, fasilitas keagamaan, dan fasilitas penunjang perekonomian.

Nilai kontrak sebesar Rp1,1 triliun yang ditargetkan selesai pada Desember 2019, namun diupayakan dapat selesai lebih awal pada Juli 2019.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini