nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Agar Tak Disalahgunakan, Ribuan E-KTP Tak Terpakai di Kupang Dimusnahkan

Adi Rianghepat, Jurnalis · Rabu 19 Desember 2018 12:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 19 340 1993345 agar-tak-disalahgunakan-ribuan-e-ktp-tak-terpakai-di-kupang-dimusnahkan-ZLXgijg9Wd.jpg KTP elektronik invalid di Kupang dimusnahkan dengan cara dibakar. (Foto : Istimewa)

KUPANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kupang memusnahkan KTP elektronik yang rusak dan tidak terpakai agar tidak disalahgunakan. Sebanyak 2.629 keping KTP elektronik itu dimusnahkan dengan cara dibakar.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang Agus Ririmase mengatakan pemusnahan kepingan KTP elektronik yang rusak dan tidak lagi terpakai itu sebagai bagian dari pelaksanaan Surat Edaran Nomor 470.13/11176/SJ tentang Penatausahaan KTP Elektronik Rusak atau invalid.

"Karena perintah surat edaran itulah maka pemusnahan kami lakukan hari ini, Rabu 19 Desember 2018," kata Agus.

Kepingan KTP elektronik yang dibakar itu terdiri atas 2.169 keping masuk kategori cacat atau rusak arau invalid. Sementara sisanya berjumlah 500 keping adalah KTP warga pindahan. Agus menyebutkan, pemusnahan dilakukan secara bersama-sama oleh sejumlah unsur lembaga lain seperti Satuan Polisi Pamong Praja dan Inspektorat Kota Kupang.

KTP Elektronik. (Foto : Dok Okezone)

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan Kota Kupang itu menjelaskan aksi pemusnahan tersebut sebagai bagian dari langkah pemerintah untuk melaksanakan tertib administrasi demi peningkatan kualitas pelayanan, kewaspadaan dalam sistem administrasi kependudukan.

"Selain itu untuk menghindari penyalahgunaan KTP Elektronik yang rusak atau invalid ini," kata Agus.

(Baca Juga : Giliran Kulonprogo Musnahkan 25 Ribu e-KTP Invalid)

Ia juga mengingatkan kepada warga di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu untuk melakukan perekaman data diri agar bisa tercatat dalam data base kependudukan.

"Saya imbau warga yang telah memenuhi syarat untuk melakukan perekaman KTP elektronik agar segera melakukan perekaman sebagai bagian dari tertib administrasi kependudukan," katanya.

(Baca Juga : Ganjar: Lebih Baik E-KTP Invalid Dibakar daripada "Digoreng" Jadi Isu Politik)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini