JAKARTA - Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) dan Angkasa Pura (AP) II membahas rencana sinergi pengawasan umrah di bandara. Rapat digelar di kantor AP II bilangan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.
Hadir dalam kesempatan ini, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, M Arfi Hatim beserta Kasubdit Pengawasan Umrah Noer Aliya Fitra dan jajaran lainnya. Selain pihak AP II, hadir juga perwakilan dari Imigrasi Bandara, Otoritas Bandara, Bea Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) serta Kepolisian Bandara.
"Rapat kali ini merupakan momen penting dalam pengawasan umrah, khususnya di Bandara Soetta. Sebab, AP II berencana membangun terminal khusus untuk umrah dan haji," kata Arfi di Tangerang, Rabu (9/1/2019).
(Baca Juga: Berbicara di Hadapan Ribuan Calon Haji, Khoirizi Serukan Pentingnya Menjaga Energi Mahabbah)

Arfi menyambut baik rencana tersebut karena keberadaan terminal khusus umrah dan haji akan memudahkan pengawasan. Sementara, proses pengawasan umrah di bandara sangat penting dalam rangka perlindungan jamaah.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan umrah, Kemenag kata Arfi, sangat membutuhkan bantuan dan sinergi dari berbagai lembaga terkait, salah satunya pengelola bandara. Sinergi ini penting agar pengawasan umrah lebih optimal, apalagi keberangkatan jamaah umrah terbesar adalah dari Bandara Soetta Tangerang Banten.