nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Pembacok Ayah Kandung Diciduk saat Hendak Naik Angkot

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 09 Januari 2019 04:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 09 609 2001807 anak-pembacok-ayah-kandung-diciduk-saat-hendak-naik-angkot-zbsvvg6vUR.JPG Pembacok ayah kandung di Takalar berhasil diringkus polisi (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

MAKASSAR - Anak kandung yang tega membacok ayah kandungnya sendiri berhasil diringkus polisi saat hendak menaiki mobil angkutan umum (angkot). Pelaku bernama Naing Sarro (27), warga Takalar tega membacok ayahnya yakni Caceng Limpo (61) hanya gara-gara mangga.

Korban pun mengalami luka serius di tangan kanannya. Peristiwa ini terjadi di Desa Kalappo, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarambombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan pada Senin 7 Januari 2019 lalu.

Kapolsek Mangarambombang, AKP Sudirman mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Tim Hantu Malam Resmob Takalar dibantu Buser Polsek Mangarambombang Takalar saat pelaku hendak menuju Kota Makassar.

"Kami bekuk pelaku di poros jalan lintas kabupaten saat hendak naik mobil angkot tujuan Makassar. Setelah itu langsung dinaikkan ke mobil patroli," kata AKP Sudirman kepada Okezone Selasa (8/1/2019) malam.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka sedalam 30 centimeter di tangan kanan dan punggung.

"Persoalan sepele hanya mangga masak sebiji yang diambil korban dan pelaku dengan nada keras bertanya ke korban (ayahnya) namun mangga tersebut sudah habis dimakan korban," ungkap Sudirman menjelaskan duduk perkara pembacokan itu.

Pelaku yang kadung emosi lantas menghampiri korban dan langsung mengayunkan parang (membacok) ke arahnya. Korban lalu tersungkur bersimbah darah.

"Kami juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang tajam. Sementara korban sudah dirawat ke RS Takalar untuk dilakukan perawatan medis serius," tandasnya.

Pelaku kini mendekam di sel tahanan Maposlek Mangarambombang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat Pasal 351 ayat 2, dengan ancaman hukuman lima tahun kurungan penjara.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini