nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

37 Warga Timor Tengah Selatan Terjangkit Penyakit Demam Berdarah

Sefnat Besie, Jurnalis · Rabu 23 Januari 2019 09:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 23 340 2008159 37-warga-timor-tengah-selatan-terjangkit-penyakit-demam-berdarah-c6V6n2fSUA.jpg Foto Istimewa

SOE - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus meningkat. Data sebelumnya, ada 15 orang dirawat dan hingga hari ini tercatat 37 orang dirawat akibat DBD.

Tak hanya warga biasa, DBD juga menyerang tiga orang dokter hingga akhirnya dirawat di RSUD Kota Soe.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Irene mengatakan, pihaknya mencatat sejak awal bulan Januari penderita DBD yang dirawat mencapai 37 pasien, jumlah itu meningkat dua kali lipat dari jumlah sebelumnya yang hanya 15 pasien.

“Sejak awal Januari hingga saat ini tercatat 37 pasien DBD, data sebelumnya hanya 15 pasien saja, untuk saat ini masih dirawat 8 pasien di RSUD," kata Irene Ate kepada wartawan, Rabu (23/1/2019).

SS

(Baca juga: Pemkot Depok Akan Tetapkan Status Waspada DBD Pekan Depan)

(Baca juga: 19 Warga NTT Meninggal Dunia Akibat Nyamuk Demam Berdarah)

Penyebaran kasus demam berdarah hampir menyeluruh di kabupaten TTS dan yang paling banyak terjadi di 10 kecamatan diantaranya Kota Soe Batuputih, Amanuban Barat, Mollo Utara, Amanuban Timur, Amanatun Selatan, Kie, Mollo Tengah, dan Mollo Barat.

Antisipasi pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan saat ini untuk mengatasi wabah demam berdarah adalah melakukan pemantauan di lapangan, memberikan imbauan tentang lingkungan bersih, melakukan sosialisasi media informasi radio, termasuk melakukan pencegahan menguras bak air mandi rumah ke rumah, bakti sosial, pembagian abatesasi, juga mengubur kaleng-kaleng kosong yang menjadi tempat atau sarang jentik nyamuk .

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu membersihkan lingkungan, pakaian-pakain tidak boleh bergantungan terlalu banyak yang mengakibatkan bersarang dan bertelurnya jentik nyamuk," tutupnya.

SS

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini