Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korban Terus Berjatuhan, 80 Lokasi Rawan DBD di Tangsel Di-fogging

Hambali , Jurnalis-Kamis, 31 Januari 2019 |12:23 WIB
Korban Terus Berjatuhan, 80 Lokasi Rawan DBD di Tangsel Di-<i>fogging</i>
Ilustrasi
A
A
A

TANGERANG SELATAN – Beberapa wilayah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masuk kategori daerah rawan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, yang membawa virus penyakit demam berdarah dengue (DBD). Hal itu didasarkan banyaknya jumlah korban yang mendapat penanganan di puskesmas serta rumah sakit umum dan swasta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Tulus Muladiono, menuturkan hingga minggu ketiga Januari 2019, tercatat setidaknya sudah ada sekira 90 warga yang terjangkit DBD. Oleh karenanya, pemberian fogging pun ditingkatkan hingga meng-cover sekira 80 titik lokasi.

"Terutama Puskesmas Setu dan Serpong, cukup banyak penderitanya. Pemberian fogging sudah kita lakukan, 20 titik sudah di-fogging, lalu yang sedang berjalan saat ini ada di 20 titik lainnya," katanya kepada Okezone di Kantor Dinkes Tangsel, Serpong, Rabu (30/1/2019).

Ia menambahkan, secara akumulatif jumlah pasien DBD saat ini meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Meski begitu, Tulus meyakini kondisi perkembangbiakan nyamuk DBD dapat segera teratasi dengan program-program yang dijalankan di lapangan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Tulus Muladiono (Foto : Hambali/Okezone)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement