JAKARTA - Direktur Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonosis, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat agar melakukan beberapa cara agar terhindar dari serangan virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti dan menyebabkan demam berdarah (DBD).
Hal pertama yang harus dilakukan oleh masyarakat adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui 3M plus, yakni menguras, menutup dan mendaur ulang barang-barang bekas. Selain itu, membersihkan tempat yang terdapat penampung air.
"Yang pertama mari kita melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M plus, menguras, menutup mendaur ulang,” ujar Siti di Gedung Kemenkes RI, Jakarta Selatan belum lama ini.
"Terus membersihkan vas-vas bunga, tempat-tempat yang sifatnya ada tampungan airnya, itu diganti minimal seminggu sekali untuk memastikan tidak ada jentik nyamuknya,” katanya lagi.
Selain itu, dirinya juga memperkenalkan cara baru untuk membasmi jentik nyamuk yang bisa dengan mudah diterapkan di setiap rumah, yakni bernama ovitrap. Alat ini adalah sebuah perangkap untuk tempat bertelurnya nyamuk yang bagian atas diberi kasa dan direkatkan pada kayu kecil.
"Ada teknologi yang sangat mudah diterapkan di rumah yang kita sebut ovitrap, itu bisa kita gunakan untuk menangkap jentik-jentik nyamuk," tuturnya.
Terakhir, menurut dia yaitu segera mendatangi tempat pelayanan kesehatan jika sudah merasakan demam tinggi. Tak hanya cepat terinfeksi dan mendapatkan pertolongan, namun pihak pelayanan kesehatan pun akan segera melakukan lokalisir ke daerah yang sekiranya terindentifikasi berkembangnya nyamuk aedes aegypti.
“Kalau demam segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan karena kita harus pastikan kalau kita tidak terinfeksi atau terkena DBD. Ada dua keuntungannya, kita cepat mendapatkan pertolongan,” ucapnya.
"Kedua dengan ditemukannya kasus DBD, maka puskesmas setempat akan melakukan penyelidikan, kemudian mencoba melokalisir dengan mengindentifikasi di mana perindukan atau tempat-tempat nyambuk berkembang biak, kemudian membagikan abate atau larvasida bahkan lakukan fogging,” ujarnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.