Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Wacana Motor Masuk Tol, Bamsoet: Banyak Belum Paham tapi Sotoy!

Fahreza Rizky , Jurnalis-Senin, 04 Februari 2019 |11:35 WIB
Soal Wacana Motor Masuk Tol, Bamsoet: Banyak Belum Paham tapi <i>Sotoy</i>!
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

Solusi yang tepat menurut Bamsoet atas persoalan ini ialah dengan menyediakan jalur khusus di setiap insfrastruktur jalan tol yang masih memungkinkan secara fisik, satu arah dengan pintu gerbang khusus seperti di Bali Mandara.

Dengan demikian kemacetan pemotor di jalan biasa akan terurai karena sebagian pemotor masuk tol khusus motor. Begitupun potensi kecelakaan bisa dihindari.

Polda Bali menurut catatannya, sepanjang lima tahun sejak jalur khusus motor di Tol Bali Mandara beroperasi, hanya terjadi 16 peristiwa kecelakaan. Itupun kecelakaan akibat senggolan yang menyebabkan korban hanya mengalami luka ringan.

"Begitu juga dengan Mabes Polri. Berdasarkan pengalaman, Kepala Korps Lalu-Lintas Polri atau Kakorlantas Irjen Pol Refdi Andri menilai masuknya motor ke jalan tol khusus motor dengan pemisah/separator yang memadai dengan mobil roda empat atau lebih. Serta lebar jalan yang cukup seperti di Jalan Tol Bali Mandara, dapat menekan tingkat kecelakaan," kata Bambang.

Lalu Lintas di Jalan Raya

Politikus Partai Golkar ini menambahkan, jika bicara dari sisi kepentingan investor dan pengelola jalan tol beserta para mitranya, wacana motor roda dua boleh masuk tol, tentu akan membuat mereka tidak nyaman lantaran dapat merugikan mereka secara bisnis. Sebab, mereka nantinya bakal menyediakan berbagai sarana pelengkap sesuai bunyi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 tahun 2009 tentang Jalan Tol dan Undang-Undang Nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan.

"Namun, itu tidak boleh dibiarkan. Sudah saatnya kita sebagai anak bangsa harus peduli. Kita tidak boleh lagi membiarkan rakyat kita berjuang sendirian di tengah kemacetan jalan segala arah dari kekacauan sistem transportasi dengan bertaruh nyawa. Mereka juga ingin menikmati infrastruktur tanpa diskriminasi yang dibangun oleh negaranya, dengan nyaman dan aman seperti para pemilik mobil," tuturnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement