Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Delegasi Bintara Tertinggi UNIFIL Kunjungi Markas Indobatt XXIII-M di Lebanon

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Sabtu, 09 Februari 2019 |14:03 WIB
Delegasi Bintara Tertinggi UNIFIL Kunjungi Markas Indobatt XXIII-M di Lebanon
TNI di Lebanon (Foto: Dispenad)
A
A
A

Kegiatan kunjungan Bashiru Mohammed diawali dengan perkenalan dan paparan singkat kepada seluruh Dansimayon jajaran UNIFIL dan para Bintara Pelatih (Batih) serta perwakilan Bintara dari masing-masing Kompi jajaran Satgas Indobatt XXIII-M tentang pengalaman dan hal-hal penting yang harus dilaksanakan oleh seluruh Bintara berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab selama melaksankan misi perdamaian di Lebanon Selatan.

"Bintara merupakan tulang punggung satuan yang menjadi jembatan penghubung antara pimpinan dan seluruh prajurit dilapangan, karena yang menentukan keberhasilan sebuah misi adalah prajurit di lapangan," kata Bashiru Mohammed.

Selanjutnya Bashiru Mohammed juga menyampaikan kepada seluruh prajurit untuk bersikap profesional dan tidak melakukan pelanggaran karena sebagai duta bangsa pelanggaran sekecil apapun tidak hanya berdampak buruk kepada pribadi ataupun kontingen, tetapi sangat berpengaruh terhadap nama baik bangsa dan negara.

Usai melaksanakan paparan,selanjutnya seluruh anggota delegasi dengan didampingi Kapten Chk R. Yusak perwira staf Indobatt dan Dansimayon Indobatt Serma Maskan, bergerak menuju UNP 9-63 yang merupakan markas Kompi Alfa Satgas Indobatt untuk meninjau kegiatan disana.

Kompi Alfa merupakan Kompi yang Area Of Responsibility (AOR) terdapat daerah Blue Line (Perbatasan Lebanon dan Israel) dan menjadi daerah yang berada dalam pengawasan khusus UNIFIL seperti Panorama Point, Flag Point, TP 36 dan TP 37 yang selama ini menjadi daerah rawan karena memungkinkan terjadinya pelanggaran, sehingga dapat menimbulkan perubahan suhu politik antara Lebanon dan Israel.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement