Ketum PA 21 Slamet Ma'arif Minta Pemeriksaannya Diundur

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 17:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 12 605 2016945 ketum-pa-21-slamet-ma-arif-minta-pemeriksaannya-diundur-scvO8urmUg.jpg Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif. (Foto : BBC News Indonesia)

JAKARTA – Pemeriksaan Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran Pemilu yang dijadwalkan pada 13 Februari akan diundur. Rencananya pemeriksaan dilakukan pada Senin, 18 Februari 2019.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Dedi Prasetyo menjelaskan, pengunduran pemeriksaan itu lantaran adanya permintaan dari pengacara Slamet.

"Info terakhir yang kami dapat pemeriksaan pada hari Rabu minta diundur dari pengacaranya dilakukan pada Senin depan," ujar Dedi di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (12/2/2019).

Dedi menjelaskan, Slamet nantinya diperiksa Polda Jateng. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik Polri akan berkoordinasi dengan Sentra Gakkumdu yang terdiri atas Kejaksaan dan Bawaslu.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto : Okezone)

Mengenai alasan dipindahnya lokasi pemeriksaan dari posko Sentra Gakkumdu Surakarta ke Polda Jateng, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menyebut hal tersebut merupakan kebijakan penyidik.

"Dari berbagai aspek penyidik yang lebih paham mulai dari faktor keamanan dan efisien pemeriksaan," ucap Dedi.

(Baca Juga : Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif Ditetapkan sebagai Tersangka)

Menurut Dedi, pemeriksaan nanti untuk mengklarifikasi fakta-fakta yang didapat Bawaslu atas dugaan pelanggaran pidana pemilu.

"Nanti dalam proses pemeriksaan akan diklarifikasi kembali sesuai fakta yang diajukan pihak Bawaslu," kata Dedi.

 (Baca Juga : Slamet Ma'arif Tersangka, BPN Prabowo Dinilai Wajib Kirim Bantuan Hukum)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini