JAYAPURA – Gunernur Papua Lucas Enembe sempat salah menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai PKK. Salah sebut ini disampaikan sang gubernur saat menemui ribuan masa pendemo yang mendukungnya untuk tidak dipolitisasi oleh komisi antirasuah.
“Apa yang disampaikan aspirasi masyarakat Papua menjadi perhatian oleh kita, menjadi perhatian negara Indonesia, menjadi perhatian kita semua, sejarah mencatat, bahwa orang Papua bisa protes PKK,” kata gubernur yang sontak membuat sebagian masa aksi tertawa.
“KPK,” ucap gubernur memperbaiki perkataannya.
“Yang bisa melawan KPK hanyalah orang Papua, orang Indonesia takut KPK, KPK bodok kah,”imbuh Gubernur geram dan disambut tepuk tangan.

Dirinya mengapresiasi dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Papua atas beberapa kasus yang sedang terjadi. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua adalah benteng terakhir NKRI.
(Baca juga: KPK Bongkar 8 Kasus Korupsi di Papua Bernilai Puluhan Miliar)