(Baca juga: Terima Kunjungan Koordinator Khusus PBB, Satgas Indobatt Paparkan Blue Line)
“Karena simpati terhadap anggota Pos Tanjung Lesung yang sudah membantunya memperbaiki atap rumah dan pengobatan dirnya, Yulianto sukarela menyerahkan meriam kuno yang merupakan warisan turun temurun keluarganya kepada Satgas,” jelasnya.

Terkait dengan pendekatan yang dilakukan Satgasnya kepada masyarakat tentang penyimpanan senjata api, menurutnya dilakukan dengan cara persuasif dan mengedukasi, agar tumbuh kesadaran dari masyarakat.
“Dalam kegiatan keseharian, kita berikan sosialisasi ataupun penyuluhan hukum kepada masyarakat, bahwa siapa saja yang menyimpan atau memegang senjata secara iiegal adalah perbuatan melanggar hukum yang dapat merugikan mereka sendiri,” kata lulusan Akmil tahun 2000 ini.