nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pura-Pura Perbaiki Televisi, Buruh Bangunan Nekat Curi Motor Polisi

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 25 Februari 2019 11:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 25 609 2022399 pura-pura-perbaiki-televisi-buruh-bangunan-nekat-curi-motor-polisi-v6gO98X1ND.jpg ilustrasi

MAKASSAR - Seorang buruh bangunan Muhammad Wahid Afriyanto alias Anto (27) nekat mencuri seunit motor. Parahnya, motor yang ia curi adalah motor milik Ipda Roberth Haryanto Siga Panit 2 Reskrim Polsek Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Harahap Fauzi mengatakan pelaku berpura-pura memperbaiki televisi korban. Saat memperbaiki TV di dalam rumah, pelaku malah nekat mengambil kunci motor tanpa sepengetahuan pemilik.

Pelaku lalu membawa kabur motor dan menggadaikannya sebesar Rp7 juta kepada seorang perempuan Dg Intan (49) seorang ibu rumah tangga.

"Jadi pelaku mengakui bahwa benar dirinya telah melakukan pencurian sepeda motor Jenis Yamaha R15 dengan cara mengambil kunci motor tersebut tanpa sepengetahuan pemilik motor lalu membawa kabur motor tersebut," kata Ananda kepada Okezone Senin (25/2/2019)

Polisi menembak kaki pelaku lantaran mencoba kabur saat hendak ditangkap

Ananda menjelaskan modus pelaku berpura-pura akan memperbaiki TV korban dan meminta uang perbaikan sebesar Rp750 ribu. Bukan hanya motor, pelaku Anto juga malah mengambil laptop dan 1 unit TV warna hitam 24 inch yang hendak diperbaikinya.

"Modus pelaku berpura-pura akan memperbaiki TV korban. Tapi barang bukti sudah berhasil diamankan TV dan laptop tersebut," tutur Ananda.

Pelaku berhasil diringkus setelah tim Resmob Panakukkang yang dipimpin korban yakni Panit 2 Reskrim Roberth Haryanto melakukan penyelidikan dan pengungkapan.

Pelaku berada di Apartemen Vida View Makassar tepatnya di lantai 22. Pelaku ditangkap saat sedang berkerja sebagai buruh bangunan di apartemen itu.

Selanjutnya sekitar pukul 02.00 Wita dinihari Senin (25/2) polisi meminta pelaku menunjukkan barang bukti kejahatannya. Namun Anto melakukan perlawanan dengan cara mendorong polisi dan mencoba melompat dari mobil untuk melarikan diri. Polisi kemudian memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali namun pelaku tidak menghiraukannya

"Anggota terpaksa melakukan tindakan tegas dengan cara melumpuhkannya dengan timah panas pada kaki bagian betis sebelah kanan," ungkap Ananda.

Selanjutnya pelaku di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapat penanganan medis. Pelaku beserta Barang bukti langsung dibawa ke Mako Polsek Panakkukang untuk penyidikan lebih lanjut.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini