nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunawan Kembali Gugat Ibunya soal Utang, Chinchin Khawatir Nasib Anak-Anak

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 01 Maret 2019 00:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 28 519 2024224 gunawan-kembali-gugat-ibunya-soal-utang-chinchin-khawatir-nasib-anak-anak-CDkAqZksPv.jpg Trisulowati alias Chinchin (Syaiful/Okezone)

SURABAYA - Gunawan Angka Widjaja kembali menggajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur terkait utang piutang dengan ibunya Linda Angraini. Gunawan menggugat agar utangnya Rp107,5 miliar diakui.

Sebelumnya gugatan soal utang piutang diajukan Gunawan sudah dibatalkan oleh PN Surabaya dan dia pun mengajukan gugatan baru lagi.

Gugatan yang baru dilayangkan suami dari Trisulowati alias Chinchin itu tertuang dalam nomor perkara 139/Pdt.G/2019/PN Sby. Sidang pertama rencananya digelar pada 26 Februari 2019, tapi sidang ditunda pada 5 Maret 2019.

Pasalnya para pihak tidak datang. Dalam gugatan tersebut disebutkan Gunawan mempunyai utang pada ibunya sebesar Rp107,5 miliar. Rinciannya pada Maret 1997 punya utang sebanyak Rp7,5 miliar dan pada 1998 punya hutang sebesar Rp100 miliar.

Gugatan ini mendapat perhatian dari Chinchin. Sebab dalam gugatan terbaru itu Chinchin bakal masuk sebagai pihak intervensi. Hal ini dia lakukan karena khawatir akan nasib anak-anaknya di masa depan.

"Saya takut sewaktu-waktu anak saya akan menjadi korban dan suatu waktu bisa ditagih atas dasar itu. Perceraian memang akan memutuskan hubungan hukum antara dirinya dengan Gunawan. Tetapi tidak bisa memutuskan hubungan dengan anak-anak," ucap Chinchin, Kamis (28/2/2019).

 

Menurutnya, perjanjian seolah berutang itu akan mengikat anak-anaknya kelak sebagai ahli waris. Dirinya berharap Gunawan sadar dan berhenti melakukan sesuatu yang bisa mencelakakan masa depan anak-anak.

"Sebagai ibu tentu saya tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Makanya saya masuk sebagai penggugat intervensi," tandas ibu tiga anak ini.

Hal senada juga diungkapkan kuasa hukum Chinchin, Ronald Tallaway. Dia menilai gugatan yang dilakukan Gunawan sebuah tindakan yang aneh. Karena berdasarkan putusan pengadilan sudah menyatakan tidak ada hutang antara Gunawan dan ibunya.

"Sudah dinyatakan secara hukum tidak punya utang, sekarang malah menggugat agar diakui punya utang. Gugatan itu justru perbuatan melawan hukum. Kalau Gunawan masih merasa ada yang kurang dalam materi 753/Pdt.G/2017/PN.Sby kan ada upaya hukum banding, bukannya mengajukan gugatan lagi," ucap Ronald.

Permasalahan utang sebenarnya sudah pernah digugat oleh Gunawan. Saat itu Gunawan mengaku mempunyai utang sebesar Rp665 miliar pada ibunya. Dalam gugatan tersebut PN Surabaya memenangkan Chinchin.

 

Di mana Hakim Ketua Hariyanto membatalkan surat pernyataan yang menyatakan Gunawan berhutang pada sang ibu. Surat yang dibuat notaris Dini Andriani dinyatakan tidak sah.

Soal pembuatan akta utang antara Gunawan dan Linda sempat dilaporkan secara pidana oleh Chinchin ke Polda Jatim. Keduanya sudah ditetapkan tersangka atas dugaan kasus memberikan keterangan palsu dalam akta autentik.

Bahkan keduanya sempat masuk daftar pencarian orang (DPO). Namun akhirnya status itu belakangan dicabut. Polemik utang piutang antara anak dan ibu kandung muncul usai gugatan cerai yang diajukan Chinchin.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini