nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada, Bencana Hidrometeorologi Ancam Jawa Tengah

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 21:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 06 512 2026758 waspada-bencana-hidrometeorologi-ancam-jawa-tengah-QpCTSnPTdE.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SEMARANG - Memasuki awal Maret muncul beberapa fenomena atmosfer yang dapat meningkatkan potensi curah hujan tinggi di wilayah Jawa Tengah. Saat ini teridentifikasi adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) di Samudera Hindia.

"MJO merupakan fenomena gelombang atmosfer yang bergerak merambat dari barat (Samudra Hindia) ke timur dan dapat meningkatkan potensi curah hujan di daerah yang dilaluinya," kata Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang, Achadi Subarkah Raharjo, Rabu (6/3/2019).

Menurutnya, saat ini MJO sedang bergerak melintasi wilayah Jawa Tengah. BMKG juga mendeteksi adanya Siklon Tropis “HALEH” di Samudra Hindia dan daerah tekanan rendah di barat daya Jawa Tengah, yang membentuk daerah pertemuan angin di Jawa Tengah serta memperkuat aliran udara dari arah Asia dengan membawa massa udara basah.

"BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada pada periode awal Maret, khususnya dampak dari potensi curah hujan tinggi yang dapat memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," terangnya.

 sd

Bencana Hidrometeorologi berpotensi terjadi pada hari ini Rabu (6/3/2019) hingga Kamis 7 Maret. Wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat antara lain:

• Brebes bagian selatan

• Tegal bagian selatan

• Pemalang bagian selatan

• Pekalongan bagian selatan

• Batang bagian selatan

• Kendal bagian selatan

• Cilacap

• Banyumas

• Purbalingga

• Banjarnegara

• Wonosobo

• Temanggung

• Magelang

• Kab. Semarang

• Salatiga

• Boyolali

• Sragen

• Klaten

• Surakarta

• Sukoharjo

• Karanganyar

 sd

"Serta potensi gelombang dengan tinggi 0,5 hingga 2 meter diprakirakan terjadi di Laut Jawa bagian tengah dan perairan utara Jawa Tengah," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini