nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Curi Ikan, 2 Kapal Asing Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 11 Maret 2019 18:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 11 337 2028548 curi-ikan-2-kapal-asing-berbenda-malaysia-ditangkap-di-selat-malaka-CVAIQpqrVs.jpg Ilustrasi Kapal (foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali berhasil menangkap kapal perikanan asing (KIA) yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI).

Setelah sebelumnya berhasil menangkap satu KIA ilegal berbendera Vietnam pada Jumat 8 Maret di perairan Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) Laut Natuna Utara. Kali ini, KKP kembali menangkap dua KIA berbendera Malaysia.

(Baca Juga: KKP Tangkap Kapal Ikan Ilegal Berbendera Vietnam) 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Agus Suherman, mengatakan kedua kapal yang ditangkap, yaitu: KM PKFB dengan jumlah awak kapal empat orang warga negara Myanmar, dan KM PPF dengan jumlah awak kapal 5 orang warga negara Myanmar.

"Keduanya ditangkap saat sedang melakukan penangkapan ikan di WPP-NRI 571 ZEEI Selat Malaka sekitar pukul 10.15 WIB. Kapal-kapal tersebut ditangkap karena melakukan penangkapan ikan di WPP-NRI tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan yang sah dari Pemerintah RI serta menggunakan alat tangkap yang dilarang jenis trawl," kata Agus Suherman dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/3/2019). 

Dia menambahkan, dua kapal tersebut diduga melanggar Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar. 

"Selanjutnya, kapal dikawal menuju Stasiun PSDKP Belawan Sumatera Utara, dan diperkirakan tiba pada Selasa 12 Maret sekitar pukul 10.00 WIB untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan," ucap dia.

(Baca Juga: Menteri Susi Akan Buat Museum Kapal Illegal Fishing) 

Agus menjelaskan, KKP telah menangkap 15 Kapal Ilegal Selama 2019. Penangkapan dua kapal asing oleh KP Hiu Macan Tutul 002 menambah jumlah kapal perikanan ilegal yang berhasil ditangkap selama 2019.

Sejak Januari sampai dengan 11 Maret 2019, telah ditangkap sebanyak 15 kapal perikanan ilegal, yang terdiri dari dari 11 KIA dan 4 kapal perikanan Indonesia (KII). Sementara untuk KIA terdiri dari 6 kapal berbendera Malaysia dan 5 berbendera Vietnam.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini