nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sambut Revolusi Industri 4.0, Jokowi Resmikan 600 Pasar Rakyat Hasil Revitalisasi Kemendag

Anggun Tifani, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 14:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 12 1 2028867 sambut-revolusi-industri-4-0-jokowi-resmikan-600-pasar-rakyat-hasil-revitalisasi-kemendag-iYh13GCoR7.jpg Foto: Okezone

TANGERANG - Sebanyak 600 pasar rakyat diresmikan Presiden RI Joko Widodo dalam gelaran Peresmian dan Penghargaan Pasar Rakyat serta Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2019, di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa (12/3/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito, Gubernur Banten Wahidin Halim, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan jajaran Kemendag, juga para pengelola pasar dari seluruh Indonesia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, mengungkapan keberhasilan stabilitas pokok yang telah dilakukan Kemendag.

Terdata, pada 2015 hingga 2018, setidaknya sudah terbangun dan terevitalisasi pasar rakyat sebanyak 4.211 unit. Hingga akhir 2019, ditargetkan total pasar yang dibangun dan direvitalisasi mencapai 5.248 unit pasar rakyat. Adapun total anggaran yang diperlulan pembangunan semua pasar rakyat ini mencapai Rp 12,47 triliun.

"Kemendag berhasil menjaga stabilitas pokok yang mana inflasi tahun 2018 sebesar 3,13 persen. Ini langsung dipimpin oleh Bapak Presiden dan kerja keras bupati, gubernur dan pasar untuk memastikan ketersediaan pangan dalam harga terjangkau. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya," ujar Enggar dalam sambutannya.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi pun turut mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan Kemendag. Namun begitu, Jokowi berpesan agar pasar rakyat dapat turut serta membangun marketplace berupa ekosistem online.

"Dari apa yang saya dengar kita sekarang kalah dengan yang online. Saya minta kemendag mulai membangun, ekosistem online, tapi juga tetap memperbaiki ekosistem offlinenya. Sehingga pasar rakyat memiliki marketplace platform untuk menyiapkan diri menuju era digital," pesan Jokowi.

Ditegaskannya, penyesuaian tersebut dapat mempercepat pekerjaan dan menjadi poin penting dalam geliat ekonomi pada pasar rakyat, baik di kota atau pun kabupaten.

"Negara yang cepat akan kalah dengan negara yang lambat, kuncinya ada di situ. Oleh sebab itu saya mengingatkan untuk mengubah mindset kita, karena revolusi industri 4.0 tidak bisa kita cegah lagi, siap nggak siap itu pasti akan datang," ucapnya.

Selanjutnya, Jokowi didampingi dengan Mendag Enggartiasto dan Gubernur Banten Wahidin Halim, meresmikan pembukaan acara yang diwadahi oleh Kemendag tersebut. Peresmian acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Jokowi.

"Penghargaan kepada pasar-pasar terbaik dan dengan ini juga 600 pasar rakyat yang dibangun atau direvitalisasi diresmikan dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim saya membuka rapat kerja kementerian perdagangan," pungkasnya.

Berikut merupakan pasar dengan kategori Pasar Revitalisasi Terbaik yang diberikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur untuk Pasar Rakyat Pekalongan, Kabupaten Subang untuk Pasar Rakyat Sagalaherang dan Kabupaten Sragen untuk Pasar Rakyat Blimbing.

Untuk kategori Pasar Ramah Lingkungan, penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah Kota Tangerang Selatan untuk Pasar Rakyat

Bintaro Sektor 2, Kabupaten Tanah Datar untuk Pasar Rakyat Serikat C Batusangkar, dan Kabupaten Pasuruan untuk Pasar Rakyat Gempol.

Sedangkan untuk kategori Pasar Ramah Difabel, penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah Kota Surakarta untuk Pasar Rakyat Tanggul, Kota Magelang untuk Pasar Rakyat Rejowinangun, dan Kabupaten Kudus untuk Pasar Rakyat Kliwon.

Selanjutnya adapula penghargaan yang diberikan kepada lima Pengelola Pasar Terbaik, yaitu Pasar Rakyat Manis Purwokerto, Kabupaten Banyumas; Pasar Rakyat Agung, Kota Denpasar; Pasar Rakyat Gunung Sari, Kota Cirebon; Pasar Pinangsungkulan, Kota Manado; dan Pasar Rakyat Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini