Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapal Bermuatan 2.200 Ton Minyak Terbakar di Samudera Atlantik Ancam Kerusakan Ekosistem Laut

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Jum'at, 15 Maret 2019 |11:04 WIB
Kapal Bermuatan 2.200 Ton Minyak Terbakar di Samudera Atlantik Ancam Kerusakan Ekosistem Laut
Kapal membawa 2.200 Ton minyak terbakar dan tenggelam di Samudera Atlantik dekat Prancis. Foto/Marine Nationale/AFP
A
A
A

PARIS – Kapal tanker yang bermuatan 2.200 ton minyak terbakar di Teluk Biscay, Samudra Atlantik Utara, dekat pantai barat Prancis, mengancam ekosistem laut.

Pihak berwenang Prancis mengatakan, kapal kargo itu berbendera Italia dan sedang mengangkut 45 kontainer berisi bahan bakar berbahaya.

Prancis bergegas menghentikan tumpahan minyak agar tidak masuk ke wilayah mereka.

Kapal dalam perjalanan dari Hamburg ke Casablanca, membawa 2.000 kendaraan dan 2.200 ton bahan bakar pada Minggu (10/3/2019) malam.

Sebanyak 26 awak kapal dan penumpang berhasil diselematkan oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

Setelah terbakar, kapal kemudian tenggelam pada Selasa (12/3/2019).

Petugas dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris menggambarkan bahwa kondisi kapal sangat mengerikan.

"Kapal-kapal berputar 30 derajat," katanya.

Angkatan Laut Prancis menemukan tumpahan minyak. Dalam sebuah pernyataan, Prancis bersama melalui angkatan lautnya akan mencegah kerusakan lingkungan imbas tumpahan minyak tersebut.

(Rachmat Fahzry)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement