Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kementan: Kedaulatan Pangan Harus Berdampak Pada Kesejahteraan Petani

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Sabtu, 23 Maret 2019 |15:09 WIB
Kementan: Kedaulatan Pangan Harus Berdampak Pada Kesejahteraan Petani
Foto: Humas Kementan
A
A
A

INDRAMAYU - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani di Kabupaten Indramayu untuk bisa mencapai target produksi padi hingga lebih dari 1,8 juta ton gabah kering pungut di tahun 2019. Selama ini, sebagai lumbung padi nasional, Indramayu sudah bisa menghasilkan produksi rata-rata 1,7 juta ton per tahun.

"Kementan mendorong kerjasama dengan pemerintah daerah, para petani serta penyuluh, terutama di Indramayu, untuk mewujudkan kedaulatan pangan, dan visi besar Indonesia sebagai lumbung oangan dunia 2045," kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Momon Rusmono yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Pondok Pesantren As-Salafiyah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu pada Sabtu (23/3/2019).

Dalam kunjungan kerja bertajuk 'Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementerian Pertanian 2019' tersebut, Kementan menyalurkan bantuan senilai total Rp44 miliar yang sebagian besar anggaran disalurkan untuk benih terutama padi inbrida. Benih hortikultura, tanaman perkebunan, domba dan ayam, hingga traktor juga diberikan sesuai kebutuhan petani.

 kementan

Momon juga menyampaikan pentingnya peningkatan kesejahteraan petani, dan penurunan kemiskinan terutama masyarakat desa, karenanya Kementan meluncurkan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja), dengan memberikan 50 ayam/per keluarga untuk masyarakat pra sejahtera. "Tidak ada artinya kedaulatan pangan, tanpa dibarengi untuk meningkatkan kesejahteraan petani," ujar Momon.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement