LONDON – Maskapai nasional Inggris, British Airways terpaksa meminta maaf setelah sebuah penerbangan pesawatnya dari London ke Dusseldorf, justru mendarat di Edinburgh, Skotlandia, yang jaraknya hampir 1.000 kilometer dari kota tujuan.
Perjalanan yang terhambat itu terjadi setelah seorang kru sub-kontraktor menggunakan rencana penerbangan yang salah dan bertolak dari bandara di London ke Ibu Kota Skotlandia alih-alih terbang ke Rhine.
British Airways mengatakan pesawat jet regional dengan kapasitas 96 kursi BAe-146 tersebut dioperasikan oleh perusahaan charter Jerman WDL Aviation atas nama BA CityFlyer. Awak dan pesawat tersebut bekerja secara sub-kontrak dari WDL di bawah skema yang dikenal sebagai "sewa basah".
"Kami bekerja sama dengan WDL Aviation, yang mengoperasikan penerbangan ini atas nama British Airways, untuk menentukan mengapa rencana penerbangan yang salah diajukan," kata BA dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, Selasa (26/3/2019).
"Kami telah meminta maaf kepada pelanggan untuk gangguan pada perjalanan mereka ini dan akan menghubungi mereka secara individual."