Begitu juga dengan peternak Sapi betina, juga bakal tersentuh oleh asuransi. Total ada 3.000 peternak yang tercover. Mereka bakal mendapat asuransi Rp 10 juta jika sapinya mati.
Namun dikhususkan untuk sapi betina, sebagai indukan yang bakal berkembang biak dan menghasilkan untuk masyarakat.
"Kalo Sapi itu dikhususkan untuk sapi betina, biar bisa berkembang biak. Tapi jika mati, maka peternak dapat asuransi," jelas Rahmania.
Termasuk jika sapi ternaknya hilang, juga bakal tercover oleh asuransi. Meskipun hanya Rp 8 juta. Itu disebabkan karena dianggap ada unsur kelalaian jika sapi ternaknya sampai hilang.
Program asuransi pertanian itu merupakan satu dari tiga program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng. Daftar penerima asuransi tersebut menurutnya saat ini telah terdata oleh Dinas Pertanian Bantaeng.