Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Ibu Kandung Jadi Otak Pembunuhan Anaknya yang Pemabuk Terungkap Setelah 18 Tahun

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Senin, 08 April 2019 |17:47 WIB
Kasus Ibu Kandung Jadi Otak Pembunuhan Anaknya yang Pemabuk Terungkap Setelah 18 Tahun
Ilustrasi Foto/Shutter Stock
A
A
A

HYDERABAD – Konspirasi pembunuhan yang melibatkan seorang ibu yang memperkerjakan orang untuk membunuh anaknya terungkap setelah 18 tahun.

Pejabat kepolisian Hyderabad, India mengatakan kasus bisa terungkap berkat informan terpecaya yang tidak dirilis namanya.

Pelaku diidentifikasi bernama Syed Hasham, Mohd Rasheed dan Basheer Ahmed Qureshi, yang diduga terlibat dalam pembunuhan, Mohd Khaja.

Perencanaan pembunuhan bermula saat ibu korban, Masooda Bee memiliki tiga putra dan lima putri. Anak-anaknya kemudian menikah usai suaminya meninggal. Hanya Mohd Khaja, putra keduanya yang belum menikah. Dia menjadi beban ibunya karena kecanduan alkohol, judi dan kejahatan sosial lainnya.

"Bahkan setelah dia (Khaja) dewasa, dia masih meminta uang ke ibunya dan melecehkan anggota keluarga lainnya. Dia mulai menyerang ibunya dan menjual barang-barang di rumah untuk memenuhi pengeluaran pribadinya," kata polisi.

Masooda Bee tidak nyaman dengan perilaku anaknya itu. Ia lalu memikirkan untuk menyingkirkan Khaja. “Jadi dia mendiskusikan rencananya bersama menantu laki-laki keempat dan kelima, Rasheed dan Basheer," ujar polisi.

Polisi mengatakan bahwa keduanya setuju dan berkonsultasi dengan teman keluarga mereka, Hasham, seorang pengemudi mobil, yang sanggup membantu mereka untuk membunuh Khaja.

"Dia ditawari sejumlah uang untuk oleh Masooda Bee untuk menyelesaikan tugas ini," kata polisi.

BacaGadis 12 Tahun Diperkosa Paman dan Saudaranya Kemudian Dipenggal

BacaPerempuan India Melawan dan Bakar Pelaku Pemerkosaan

Rencana pembunan digencarkan dengan mengajak Khaja untuk membeli minuman keras pada 4 Juni 2001. Keempatnya kemudian berangkat ke toko miras dengan mobil Hasham.

"Kemudian, sesuai rencana mereka, ketiga pelaku menghajar kepala Khaja dengan batu granit dan membunuhnya. Setelah itu, mereka pergi ke Masooda Bee dan memberitahunya soal kematian Khaja," tutur Polisi.

Polisi mengatakan bahwa kematian Khaja karena serangan orang yang tidak dikenal telah dilaporkan dan telah didaftarkan di Kantor Polisi pada 5 Juni 2001.

Terkait otak pembunuhan, polisi mengatakan bahwa Masooda Bee masih buron.

(Rachmat Fahzry)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement