Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Di Hadapan Kepala Desa, Wiranto: Percaya Gak, Pemilu Nanti Rusuh?

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Rabu, 10 April 2019 |15:40 WIB
Di Hadapan Kepala Desa, Wiranto: Percaya Gak, Pemilu Nanti Rusuh?
Menko Polhukam Wiranto (Foto: Harits Tryan)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengajak para kepala desa dan perangkat desa untuk menyukseskan Pemilu serentak 2019. Hal itu diutarakan Wirano saat menghadiri acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Pemerintahan Desa se- Indonesia 2019, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

“Sekarang kita menghadapi satu event, satu misi. Misi ini adalah amanat konstitusi yakni mengatakan Pemilu 5 tahun sekali. Makanya perwakilan-perwakilan itu eksekutif dan legislatif. Itu semua harus dipilih rakyat,” ujar Wiranto.

(Baca Juga: Tunggu Kedatangan Prabowo di Kampung Halaman Jokowi, Pendukung Salat Zuhur Berjamaah

Dalam Pemilu, kata Wiranto, jangan sampai ada yang mengganggu atau pun merusak persatuan bangsa Indonesia lantaran perbedaan memilih. Sehingga, ia pun sangat berharap semua pihak dapat menyukseskan Pemilu serentak ini.

“Saya ditugasi untuk mengooordinasikan penyelenggaraan Pemilu 2019. Tentu kita ingin dong Pemilu itu lancar pemilu itu sukses,” tuturnya.

Ilustrasi 

Wiranto juga menyinggung soal hoaks yang semakin massal menjelang hari pencoblosan. Bahkan, ia menyinggung soal people power yang dicanangkan oleh Amien Rais jika Pemilu terdapat kecurangan.

“Pernah gak dengar kalau pemilu itu nanti akan ada rusuh? Pemilu nanti akan ada people power. betul gak? Percaya gak?” tanya Wiranto

“Tidak pak,” jawab hadirin semua.

“Betul saya senang sekali, kalian serentak mengatakan tidak percaya. Memang tidak percaya. karena itu hoax!” tegas Wiranto.

(Baca Juga: Erick Thohir: Jangan Percaya Hoaks soal Pemilu di Luar Negeri Sudah Dihitung

Ia menilai masifnya serangan hoaks terjadi lantaran sebagai bentuk upaya untuk mendeligitimasi pemerintah hingga penyelenggara pemilihan umum.

“Karena itu untuk melawan hoaks ini tidak cukup Menko Polhukam. Hoaks ini enggak bisa hanya kita serahkan ke Menkominfo, tidak bisa hanya diserahkan ke aparat polisi. Tapi saya sampaikan bapak ibu sekalian untuk keamanan ini intinya adalah dibantu. Diharapkan tiap TPS ada petugas keamanannya. Para masyarakat akan datang dari rumah ke tps dalam keadaan aman,” ujar Wiranto.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement