nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bocah 12 Tahun di China Gendong Temannya yang Cacat di Sekolah Selama Enam Tahun

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 13 April 2019 18:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 13 18 2043135 bocah-12-tahun-di-china-gendong-temannya-yang-cacat-di-sekolah-selama-enam-tahun-dNkcSZ6Lho.jpg Foto: Oddity Central.

MEISHAN - Seorang bocah berusia 12 tahun dari Meishan, Provinsi Sichuan, China dipuji sebagai pahlawan karena membuat seorang teman sekelasnya yang menderita cacat dapat bergerak berkeliling sekolah dengan menggendongnya di punggung selama enam tahun terakhir.

Saat baru berusia 4 tahun, Zhang Ze didiagnosis memiliki sebuah kondisi melemahkan dan tidak dapat disembuhkan yang disebut dengan myasthenia gravis. Kondisi tersebut secara bertahap menyebabkan dia kehilangan kendali otot-otot sukarela di kakinya, membuat sangat sulit baginya untuk berjalan sendiri.

Sementara orang tuanya mengantar Zhang ke sekolah setiap hari, mereka tidak bisa membantunya pindah antar kelas atau pergi ke toilet saat dia memerlukan. Untungnya, salah seorang teman sekelas Zhang maju untuk membantu. Segera setelah mereka bertemu di kelas 1, Xu Bingyang menawarkan untuk membantu Zhang Ze masuk kelas, pergi ke toilet atau makan siang, dan dia sudah melakukannya selama 6 tahun terakhir.

“Saya lebih besar darinya. Saya pikir jika saya tidak membantunya, tidak ada orang lain yang mau,” kata Xu Bingyang yang pemalu dan rendah hati baru-baru ini kepada wartawan China sebagaimana dilansir Oddity Central.

"Saya memiliki berat lebih dari 40kg dan Zhang Ze hanya memiliki berat sekitar 25kg, jadi tidak apa-apa bagi saya untuk menggendongnya."

Video: viral zone/YouTube.

Baik saat cuaca hujan atau pun cerah, Xu selalu menjemput Zhang di gerbang sekolah, menggendongnya naik tangga ke kelas dan membantunya menyerahkan pekerjaan rumahnya, mengisi air minum, membawakan makan siang.

Menurut para guru di Sekolah Dasar Kota Hebazi, sampai tiga tahun yang lalu, ada dua anak lelaki membantu Zhang Ze berkeliling, tetapi salah satu dari mereka akhirnya berhenti, mengatakan bahwa dia tidak punya cukup waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah dan bermain.

Xu Bingyang yang menjadi satu-satunya anak yang bisa membantu teman sekelasnya, tidak pernah sekalipun mengeluh kepada gurunya atau kepada anak-anak lain. Dia bahkan tidak pernah memberi tahu ibunya tentang Zhang. Dia hanya belajar tentang pengabdiannya yang tanpa pamrih kepada temannya dari murid lain.

"Xu Bingyang adalah sahabatku," kata Zhang Ze kepada Sichuan Online. “Setiap hari, dia belajar dengan saya, mengobrol dengan saya dan bermain dengan saya. Saya berterima kasih padanya untuk menjaga saya seperti ini setiap hari. "

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini