Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tas Hitam Bertuliskan "Ada Bom" Gegerkan Warga Pematangsiantar

Dharma Setiawan , Jurnalis-Minggu, 14 April 2019 |10:24 WIB
Tas Hitam Bertuliskan
Penemuan tas hitam bertuliskan bom gegerkan warga Pematangsiantar (Foto: iNews)
A
A
A

PEMATANGSIANTAR – Menjelang hari pencoblosan warga Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut) digegerkan oleh penemuan sebuah tas bertuliskan bom. Tas hitam itu diduga diletakkan orang tak dikenal di depan sebuah minimarket, tepatnya di Jalan Melanthon Siregar hingga membuat warga panik.

Selain terdapat tulisan "ada bom mampus kelen", di luar plastik juga terdapat tulisan Arab. Penemuan tas hitam itu terjadi pada Sabtu 14 April 2019 sore kemarin dan membuat jalan utama dari arah Kota Pematangsiantar menuju Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun dikerumuni warga.

Tas mencurigakan itu pertama kali dilaporkan seorang warga usai berbelanja di minimarket. Dia pun kaget melihat tas bertuliskan bom, lalu memberitahukannya kepada karyawan Alfamart.

Warga dan karyawan yang curiga selanjutnya melaporkan temuan tas yang diduga berisi bahan peledak itu kepada Polres Pematangsiantar. Tidak lama kemudian, Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Subden 2 Pematangsiantar tiba di lokasi. Warga tampak memenuhi lokasi di sekitar tas diletakkan.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Heribertus Ompusunggu langsung menuju lokasi guna memastikan keberadaan tas hitam yang diduga berisi bom tersebut sehingga menghebohkan warga sekitar.

Gegana

Tim Jibom selanjutnya mensterilkan lokasi dengan memasang garis polisi sehingga tidak ada masyarakat akan mendekati objek yang diduga bom. Usai mengamankan lokasi, Tim Jibom kemudian mengevakuasi tas mencurigakan tersebut ke kendaraan khusus. Petugas selanjutnya membawanya ke Markas Brimob.

Wakil Komandan Kompi Subden IIB Pematangsiantar, Iptu Yusuf menyebut, pihaknya akan mengidentifikasi tas hitam mencurigakan itu. “Tas ini kami boyong. Kemudian kami akan identifikasi, kami cari tahu, apalah memang bom atau bukan. Kemudian, kami akan lapor ke pimpinan, apakah di-disrupter atau didisposal,” ujar Yusuf.

Tim Jibom kemudian melakukan peledakan. Namun saat diledakkan, tidak ada bahan yang mengandung peledak dalam tas. Petugas kemudian memeriksa tas dan mendapati isinya ternyata hanya sebuah pot bunga berisi tanah.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement