Quick Count Dianggap Menggiring Persepsi Publik, BPN: Seakan-akan Pemilu Sudah Selesai

Achmad Fardiansyah , Okezone · Sabtu 20 April 2019 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 20 605 2045801 quick-count-dianggap-menggiring-persepsi-publik-bpn-seakan-akan-pemilu-sudah-selesai-Qx1HyZT4oe.jpg Diskusi Polemik MNC Trijaya (Foto: Achmad/Okezone)

JAKARTA - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Pipin Sopian mengajak kepada semua pihak termasuk Tim Kampanye Nasional (TKN), agar menerima hasil Pemilu berdasarkan keputusan penyelenggara pemilu secara legawa.

"Siapapun yang kalah menang kita harus terima secara legawa secara ksatria selama ini berjalan adil," katanya dalam diskusi MNC Trijaya "Pemilu Serentak ydang Menghentak" di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2019).

Pipin juga meminta kepada semua pihak agar tidak terjebak oleh hasil quick count yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei, sebab hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan.

Ilustrasi Jokowi dan Prabowo

(Baca Juga: Real Count KPU 4,6%, Jokowi-Ma'ruf 54,91% dan Prabowo-Sandi 45,09%)

"Lembaga survei dan media ini menggambarkan kepada masyarakat bahwa ini sudah selesai, padahal yang dicek cuma 2.000 dari 800 ribu TPS," lanjutnya.

Pipin menambahkan, hasil quick count juga dianggap menggiring opini publik sehingga merugikan kubu Prabowo-Sandi.

"Quick count ini merubah persepsi masyarakat. Nanti akan ada pemikiran 'ah udah lah udah kalah', dan ada upaya untuk membuat kemenangan seperti hasil quick count. Lembaga survei yang sudah menyajikan penghitungan cepatnya yang menggambarkan seakan-akan pemilu ini sudah selesai," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini