nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Bangunan Cagar Budaya Dicorat-Coret Kelompok Kaus Hitam saat May Day

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 18:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 02 519 2050741 viral-bangunan-cagar-budaya-dicorat-coret-kelompok-kaus-hitam-saat-may-day-FmbnmSTEMv.jpg Bangunan Cagar Budaya di Malang Dicorat-coret oleh Kelompok Berkaus Hitam saat Perayaan May Day (foto: Ist)

KOTA MALANG - Aksi vandalisme corat-coret yang dilakukan sekelompok orang, berkaus hitam pasca peringatan hari buruh internasional atau may day 2019 di Jembatan Splendid, Jalan Gajah Mada, viral tersebar di berbagai media sosial di warga Kota Malang.

Dalam video berdurasi 29 detik ini belasan kelompok orang berbaju hitam melakukan vandalisme dengan menulis 'Tolak Upah Murah'. Aksi vandalisme ini langsung dikecam berbagai pihak, salah satunya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melalui Tim Ahli Cagar Budaya.

Bangunan Cagar Budaya di Malang Dicorat-Coret Kelompok Kaus Hitam saat May Day (foto: Avirista M/Okezone)

Baca Juga: Polri Petakan Kelompok Buruh Berpaham Anarko Sindikalisme 

Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Dinas Pariwisata Kota Malang, Agung H Bhuana mewakili Dinas Pariwisata mengecam keras aksi vandalisme yang dilakukan massa berkaos hitam usai demonstrasi peringatan Hari Buruh kemarin.

"Kami mengutuk keras perbuatan struktur cagar budaya yang dilakukan oleh oknum pendemo. Kami meluncurkan surat ke wali kota tembusan ke Kapolres untuk dilakukan penanganan ekstra terhadap yang melakukan vandalisme," ujar Agung.

View this post on Instagram

#BREAKINGNEWS | Kota Malang . DEMO KOK MERUSAK CAGAR BUDAYA? Hal ini dikeluhkan oleh Tim Ahli Cagar Budaya yang mendapatkan oknum yang melakukan demo tadi, melakukan hal yang tidak patut ditiru yakni mencoret salah satu sudut cagar budaya yang dimiliki Kota Malang. Hhal ini disampaikan pengurus Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Malang, Agung Bhuana. TACB malang mengutuk keras perbuatan merusak struktur cagar budaya yg dilakukan oleh oknum pendemo hari ini. Struktur jembatan kahuripan termasuk 32 cagar budaya yg telah ditetapkan oleh walikota malang pada akhir 2018 lalu. Perbuatan mencoret2 jembatan cagar budaya melanggar Undang undang no 11 tahun 2010 dan peraturan daerah kota malang nomer 1 tahun 2018 tentang Cagar budaya dimana apabila ada yg merusak CB akan dikenai aturan yg berlaku. . Sampai saat ini belum diketahui oknum yang melakukan aksi tersebut. Iyep pendapatmu lur? . Sumber: Cagar Budaya Kota Malang ———————————————————————— Jadilah warganet yang bermanfaat untuk Malang Raya. Salurkan informasi terkait keadaan sekitar anda di seputar Malang Raya, abadikan lalu tag ke kami @acaramalang lalu gunakan hastag #acaramalang dan jangan lupa di FOLLOW ya dulur. Matur nuwun🙏🙏🙏———————————————————————— #viral #viralmalang #malangviral #acaramedia #acaramalang #viralmalang #malangviral #viral #malang #kotamalang #kabupatenmalang #kotawisatabatu #KabarMalang #infoLalinMalang #infomalang2019 #infomalangraya #infomalang #seputarmalang #tentangmalang #seputarmalangraya #mahasiswamalang #yoikimalang #ngalamlop #kabarmalangraya #updatemalang #eventmalang #amazingmalang #malangchannel

A post shared by acara malang (@acaramalang) on

 

Ia juga meminta, polisi menangkap pelaku dan memberikan hukuman supaya memberikan efek jera ke pelaku vandalisme yang lainnya, terutama pelaku vandalisme di bangunan cagar budaya di Kota Malang tersebut.

Di sisi lain, Kamis (2/5/2019) belasan orang dari berbagai komunitas yang menamakan dirinya Arek Malang melakukan pengecatan di Jembatan Jalan Gajah Mada. Mereka dengan sukarela membawa cat - cat berwarna putih dan hitam mengecat jembatan sejak pukul 12.00 WIB, sambil menampilkan pertunjukan musik di kawasan Taman Hutan Kota Malang.

"Saya mengapresiasi teman - teman Komunitas arek Malang dengan sukarela dan memberi kontribusi yang luar biasa yang tidak diperhitungkan dengan melakukan pengecatan ulang," ungkapnya.

Bangunan Cagar Budaya di Malang yang Sempat Dicorat-Coret Kelompok Kaus Hitam saat May Day, Kini Dicat Kembali (foto: Avirista M/Okezone)	 

Menurutnya, jembatan di Jalan Gajah Mada ini menjadi salah satu bangunan cagar budaya di Kota Malang, yang dibangun tahun 1910 oleh pemerintah kolonial Belanda kala itu.

"Selain fasilitas umum, jembatan ini yang sangat vital karena ditetapkan sebagai cagar budaya yang dibangun tahun 1910 oleh Belanda maka perlu dijaga bersama," bebernya.

Di sisi lain inisiator pengecatan jembatan, Muhammad Faizal menyebut aksinya bersama rekan - rekan lainnya dari berbagai komunitas di Malang, melakukan ini untuk mempercantik bangunan jembatan yang merupakan cagar budaya.

Baca Juga: Berikut Ciri-Ciri Kelompok Anarko Sindikalisme 

"Ini kita sebagai wujud kepedulian tergerak melihat jembatan yang jadi cagar budaya di corat - coret. Semua sukarela bawa cat, kuas, hingga konsumsi. Semua urunan," sebut Juru Bicara Komunitas Arek Malang.

Pihaknya juga mengecam apa yang dilakukan sekelompok komunitas itu karena bisa mengotori dan merusak citra Malang sebagai daerah wisata.

Bangunan Cagar Budaya di Malang yang Sempat Dicorat-Coret Kelompok Kaus Hitam saat May Day, Kini Dicat Kembali (foto: Avirista M/Okezone)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini