Share

Tinjau Bandara Internasional Yogyakarta, JK Kagum dengan Fasilitas Modern

Kuntadi, Koran SI · Sabtu 04 Mei 2019 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 04 510 2051438 tinjau-bandara-internasional-yogyakarta-jk-kagum-dengan-fasilitas-modern-LyWxZpQIAj.jpg Wapres Jusuf Kalla beserta jajaran hari ini meninjau Bandara Internasional Yogyakarta yang segera beroperasi. (Foto: Kuntadi/Okezone)

KULONPROGO – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hari ini mengunjungi Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) yang terletak di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo. Kunjungan tersebut untuk melihat kesiapan Bandara International Yogyakarta yang akan dioperasionalkan untuk penerbangan komersial mulai Senin 6 Mei 2019.

JK tiba di Bandara Internasional Yogyakarta menggunakan pesawat kepresidenan dengan kode BAe RJ 85. Ikut mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, dan jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Rombongan tiba sekira pukul 08.15 setelah bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Rombongan Wapres JK disambut oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hemengkuvuwono X, Bupati Kulonprogo Hasto Wasdoyo, dan sejumlah pejabat dari PT Angkasa Pura I. Begitu tiba di terminal, JK langsung melihat maket Bandara International Yogyakarta dan fasilitas yang ada di sana.

Selebihnya JK menuju lantai 1 yang merupakan ruang tunggu penumpang serta melihat tenant-tenant yang ada. Termasuk, tenant khusus untuk memajang produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di DIY.

"Ini sangat membanggakan, bagus dan cepat," terang Wapres Jusuf Kalla ketika dimintai komentarnya mengenai Bandara Internasional Yogyakarta, Sabtu (4/5/2019).

(Baca juga: Yogyakarta International Airport Beroperasi 6 Mei 2019)

(Foto: Kuntadi/Okezone)

Ia mengatakan, YIA akan menjadi bandara paling modern di Indonesia. Baru 60 persen progres pembangunan saja semuanya sudah bagus. Begitu juga dengan fasilitas pendukungnya. Apalagi landasan pacu (runway) cukup panjang dan baik.

"Mulus ya. Terasa kalau runway-nya bagus. Mulus," terang Wapres Jusuf Kalla.

Keberadaan Bandara International Yogyakarta, kata JK, diharapkan bisa memajukan perekonomian Yogyakarta dan Jawa Tengah bagian selatan. Lalu mengenai aksesibilitas akan dibantu sarana-prasarana yang meliputi perbaikan jalan raya dan kereta. Namun, JK menyatakan akses tidak akan menggunakan jalan tol.

"Nanti prasarana dibuat dengan baik, termasuk kereta, jalan raya, tapi bukan jalan tol, supaya rakyat bisa menjual barang-barangnya," terang JK.

(Baca juga: Kereta Bandara Kulonprogo Siap Beroperasi)

(Foto: Kuntadi/Okezone)

Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan apresiasi yang diberikan Wapres JK akan memacu pihak Kementerian Perhubungan dan instansi terkait untuk bisa bekerja lebih baik. Apalagi mulai Senin 6 Mei, Citilink akan resmi membuka penerbangan komersial.

Dua maskapai lain yakni Lion Air dan Batik Air juga berencana membuka rute penerbangan di YIA mulai 10 Mei. "Kita mengusulkan kepada Presiden pada tanggal belasan di Mei bandara ini diresmikan," ujar Menhub Budi Karya Sumadi.

Usai melakukan peninjauan, JK langsung bertolak ke Yogyakarta menggunakan mobil untuk mengisi seminar nasional di Universitas Negeri Yogyakarta. Sementara Menhub beranjak ke Solo menggunakan kereta api dari Stasiun Wojo.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini