nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Foto Wajah Pelaku Pembunuhan Jurnalis di Surabaya Disebar

Syaiful Islam, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 21:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 13 519 2055250 foto-wajah-pelaku-pembunuhan-jurnalis-di-surabaya-disebar-nETxlNByYs.jpg Polisi menyebar foto wajah pembunuh wartawan di Surabaya (Foto: Syaiful/Okezone)

SURABAYA - Pelaku pembunuh jurnalis di Surabaya tiga hari lalu belum juga tertangkap. Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menyebar foto wajah dua orang yang terekam CCTV di Rusun Tanah Merah, tempat istri pertama korban tinggal.

Mereka ditengarai sebagai pelaku pembunuhan. Bahkan polisi sudah mengantongi identitas dari kedua orang tersebut. Namun keberadaan keduanya masih belum diketahui. Polisi terus melakukan pencarian terhadap kedua orang itu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto, menyatakan dugaan mengarah kepada kedua orang itu sebagai pelakunya. Polisi memiliki dua alasan untuk memburu mereka.

"Pertama, sebelum terjadi pembacokan, dua orang yang terekam CCTV ini mencari korban di rusun tempat istri pertama korban tinggal. Hanya, korban tidak ada di sana," terang Antonius pada wartawan, Senin (13/5/2019).

(Baca Juga: Jurnalis Tewas di Surabaya Dibacok 3 Orang Pakai Celurit)

Kedua, keterangan para saksi yang diperiksa polisi mengarah pada kedua orang itu. Sebab para saksi mengatakan bahwa ciri-ciri pelaku pembacokan yang dilihat di lokasi kejadian dengan gambar di CCTV ada kesamaan.

Kemudian jarak waktu mereka mencari korban di rusun dengan pembacokan hanya sekitar 15 menit. Rusun dengan TKP jaraknya cukup dekat.

"Ciri-ciri salah seorang pelaku berbadan agak kurus, memakai jaket dan topi ketika mencari korban di rusun di kawasan Tanah Merah. Dalam rekaman CCTV, orang itu terlihat membawa sesuatu di dalam jaketnya. Dugaan barang yang dibawa adalah pisau," paparnya.

Sedangkan seorang pelaku lainnya berbadan agak tambun. Usia keduanya diperkirakan sekitar 40-50 tahun. "Warga yang melihat atau mengetahui keberadaan mereka digarapkan melapor pada polisi," tuturnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini