JAKARTA - Memasuki musim kemarau beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami kekeringan. Fenomena itu terjadi lantaran ulah manusia yang kerap merusak lingkungan demi keuntungan pribadi. Alhasil, kapasitas dan daya tampung air menjadi berkurang jauh dari yang semestinya.
Delapan daerah diprediksi akan mengalami kekeringan saat musim kemarau yang puncaknya diprediksi datang pada bulan Agustus 2019.
Delapan daerah itu ialah Banten (Kab. Tangerang), Jawa Barat (seluruh wilayah), Yogyakarta (seluruh wilayah), Jawa Timur (Kab. Malang), Bali (Kab. Buleleng), NTB (seluruh wilayah), NTT (Kab. Lembata, Kota Belu, dan Kupang) dan Papua (Kab. Jayapura).

Okezone menghimpun kilas balik kasus kekeringan yang terjadi di Indonesia. Berikut data bencana kekeringan yang dirilis BNPB dari 2010 - 2018 :
2010 : 43 kejadian
Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Yogyakarta, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo.
Jumlah Korban : 2 orang meninggal dan 172 ribu orang mengungsi
2011 : 219 kejadian
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat.
Jumlah korban : tidak ada
2012: 263 kejadian
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku.
Jumlah korban : 233.167 orang mengungsi.

2013 : 66 kejadian
Aceh, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, NTB, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua.
Jumlah korban : 2.223.225 orang mengungsi.
2014 : 7 kejadian
Lampung, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTT.
Jumlah korban : 169.977 orang mengungsi