nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Izin Pabrik Korek Api di Langkat yang Terbakar Segera Diperiksa

Antara, Jurnalis · Sabtu 22 Juni 2019 12:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 22 608 2069591 izin-pabrik-korek-api-di-langkat-yang-terbakar-segera-diperiksa-5sOKGAhDBf.jpg Lokasi kebakaran pabrik korek di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. (Foto: Antaranews)

LANGKAT – Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akan melakukan pemeriksaan semua izin pabrik dan industri rumahan yang mempekerjakan warga. Hal ini demi mencegah terjadinya hal-hal terburuk, seperti terbakarnya pabrik mancis yang menelan korban 30 orang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Indra Salahuddin mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap semua pabrik di sana terkait izin yang dimiliki.

(Baca juga: Korban Tewas Kebakaran Pabrik Korek Jadi 30 Orang, Ini Identitasnya)

"Secepatnya Pemkab Langkat akan melakukan pemeriksaan izin perusahaan, bukan saja terhadap pabrik yang terbakar itu, melainkan semua pabrik yang ada di Langkat. Agar peristiwa yang sangat memilukan ini tidak terulang lagi," kata Indra, di Langkat, Sabtu (22/6/2019), sebagaimana dinukil dari Antaranews.

Dalam peristiwa terbakarnya pabrik mancis tersebut 30 pekerja meninggal. Mereka adalah Nurhayati, Yunita Sari, Pinja, Sasa, Suci/Aseh, Mia, Ayu, Desi/Ismi, Juna, Bisma, Dijah, Maya, Rani, Alfia, Rina, Amini, KIki, Priska, Yuni, Sawitri, Fitri, Sipah, Wiwik, Rita, Rizki, Imar, LIa, Yanti, Sri Ramadhani, dan Sumiati.

Ilustrasi kebakaran. (Foto: Okezone)

Sedangkan pekerja yang selamat dalam peristiwa itu yakni Nur, Deni Novita Sari, Ariyani, dan Ayu.

Sebelumnya Bupati Langkat Terbit Perangin Angin mengatakan, terkait izin industri rumahan pabrik korek api gas tersebut, pihaknya secepat mungkin akan memanggil Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Atap dan instansi terkait guna mendalaminya.

(Baca juga: DVI Polda Sumut Autopsi 30 Korban Kebakaran Pabrik Korek Api di Langkat)

Jika ditemukan tidak memiliki izin, pihaknya akan bertindak tegas sesuai peraturan yang berlaku. Hal ini bukan saja dilakukan terhadap pemiliknya, melainkan juga kepada pihak-pihak yang terlibat.

"Ke depan agar seluruh perusahaan yang ada di Langkat dapat menerapkan dan mengikuti semua aturan operasional yang berlaku sesuai ketentuan perundangan-undangan, agar di kemudian hari tidak terulang kembali kejadian seperti ini, yang banyak menewaskan para pekerjanya," ujar Terbit.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini