nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolri Tidak Batasi Anggotanya untuk Daftar Capim KPK

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 11:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 25 337 2070559 kapolri-tidak-batasi-anggotanya-untuk-daftar-capim-kpk-y51RMm1W2I.jpg Kapolri Jendral Tito Karnavian (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian masih mempersilakan bagi anggotanya untuk mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Sejauh ini sudah ada sembilan nama perwira tinggi Polri yang mendaftarkan diri.

"Untuk seleksi komisioner (pimpinan) KPK ini saya memberikan kesempatan kepada anggota polri yang berminat dan dianggap mampu untuk ikut mendaftar. Sampai sekarang kalau enggak salah sembilan orang tapi pendaftaran kan dibuka sampai tanggal 4 Juli, saya masih persilahkan kalau ada mau lagi daftar silahkan," kata Tito usai menghadiri acara pelantikan Irjen Pol Firli di Rupatama, Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019).

Tito mengungkapkan, dieinya tidak akan membatasi anggota Polri khusunya Pati untuk bisa berkarir di KPK. Terlebih pendaftaran di KPK sendiri dilakukan secara terbuka untuk umum termasuk anggota polri diperbolehkan.

Di sisi lain lanjutnya, para anggota polri yang mendaftar tidak semua bisa menjadi pimpinan KPK lantaran melewati proses seleksi. Diantara mereka bisa saja tidak lolos dan gugur, untuk itu dirinya tidak melakukan pembatasan bagi anggotanya.

"Kalau yang nanti saya membatasi misalnya dua orang tiga orang tiba-tiba enggak lolos ya bagi polri ya rugi kan, kita berharap saya sebagai pimpinan Polri ada unsur Polri didalam komisioner KPK, kenapa untuk kerjasama karena KPK menurut saya akan sulit untuk menangani semua persoalan kasus korupsi atau pencegahan korupsi ya yang ada di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Kapolri Tito

Baca Juga: Polri Persilakan Pati yang Memenuhi Syarat Capim KPK Mendaftar

Menurut Tito, sebagai institusi penegak hukum KPK perlu menggandeng Polri untuk bekerjasama menangani dan mencegah korupsi. Terlebih polri miliki jaringan sampai dengan ke daerah-daerah. Anggotanya juga dibekali dengan kemampuan dibidang pendidikan korupsi, IT.

"Dan jangan lupa teman teman KPK juga banyak juga didiik di lingkungan pendidikan reserse polri, kemudian jangan lupa juga sejarah bahwa di awal pembesarkan KPK, berdirinya itu juga melibatkan Polri baik di tingkat pimpinan, di tingkat deputi, di tingkat penyidikan, di penyidik pun banyak sekali melibatkan dari anggota-anggota kepolisian," tukasnya. (edi)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini