"Tentu pilih yang sesuai dengan kapasitas dan kontribusi dalam pemenangan petahana, Presiden tidak hanya memilih menteri berusia muda tapi harus punya kemampuan manajemen, mengeksekusi program dan pengalaman organisasi," katanya, di Jakarta, Senin (8/7/2019).
Dedi menambahkan, Jokowi juga sebaiknya mencari orang-orang yang memang ikut berjuang dalam pemenangannya. Potensi milenial, diakui Dedi, memang lebih produktif menduduki kementerian yang memiliki target membangun sumber daya manusia (SDM), misal Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri Pemuda dan Olahraga.
Baca Juga: Untung-Rugi Diterimanya Partai Oposisi ke Koalisi Pemerintahan
Adanya figur muda di Kabinet Kerja akan menjadi sinyal bagi masyarakat, kalau Jokowi menaruh perhatian terhadap kepentingan bangsa di masa depan.
"Paling tidak, pos kementerian yang dipimpin anak muda akan menampakkan inovasi sesuai zaman yang diperlukan saat ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa tingginya jumlah warga negara produktif, memerlukan menteri yang punya kapasitas mengelola," tuturnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.