Cara CIA Rekrut Mata-Mata Diungkap Film Dokumenter Iran

Rachmat Fahzry, Okezone · Selasa 23 Juli 2019 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 22 18 2082224 cara-cia-rekrut-mata-mata-diungkap-film-dokumenter-iran-wUG59R1pgd.jpg Lobi markas pusat CIA di Virginia, AS. Foto/Reuters

TEHERAN – Televisi Iran telah menayangkan film dokumenter yang merinci operasi badan Intelijen AS (CIA) di Iran, termasuk sebuah klip yang memperlihatkan seorang yang diduga perwira CIA di Uni Emirat Arab berusaha merekrut orang Iran yang tidak dikenal.

Iran mengklaim telah berhasil membongkar jaringan mata-mata AS yang beroperasi di Iran, dengan menangkap 17 mata-mata, beberapa dari mereka dihukum mati.

Dalam sebuah cuplikan film dokumenter itu terlihat beberapa aktor yang memainkan agen CIA yang berada di Iran. Namun ada juga klip yang diambil dari kamera tersembunyi.

“Ada banyak perwira intelijen [Iran] di Dubai. Ini sangat berbahaya, ” kata seorang wanita, yang berbicara bahasa Farsi dengan aksen dan tampak seperti orang Amerika, kepada calon agen.

Baca juga: Garda Revolusi Iran Ejek Inggris Terkait Penahanan Tanker di Selat Hormuz

Baca juga: AS Klaim Sanksi Ekonomi untuk Iran Sukses

Klip lain menunjukkan bagaimana intelijen AS mengirim peralatan ke agen-agen di Iran, dengan seorang pria membongkar balok beton untuk mengambil peralatan mata-mata berteknologi tinggi.

Klip ketiga diduga menunjukkan operasi AS di Afghanistan, dengan seorang pria yang menyebut dirinya "Ali" memberi tahu agen bahwa dia akan berada di Herat, dan menanyakan apakah agen itu dapat "menjawab" jika dia memanggil "melalui seorang Afghanistan saluran telepon. "

Jaringan berita Press TV Iran telah men-tweet preview film dokumenter, yang berjuduk “Mole Hunt”, yang akan tayang pada pada Selasa 23 Juli 2019.

Media Iran juga telah menerbitkan foto-foto yang diduga sebagai perwira intelijen Amerika yang diduga mata-mata yang ditangkap.

Iran pertama kali mengumumkan bahwa mereka menghancurkan "jaringan spionase" CIA pada bulan Juni. Operasi itu berhasil berkat kerja sama Iran dengan negara-negara lain.

Menurut Kementerian Intelijen Iran, beberapa agen diselamatkan dan direkrut sebagai agen ganda yang bekerja untuk di Iran dan melawan CIA.

Awal bulan ini, pengadilan Iran mengumumkan akan lebih banyak menghukum mati tersangka mata-mata.

Sejarah Operasi yang Panjang

CIA memiliki sejarah operasi di Iran saat kudeta tahun 1953 melawan Perdana Menteri Iran saat itu Mohammad Mosaddegh setelah pemerintahnya berusaha menasionalisasi kekayaan minyak negara yang sangat besar. Kudeta yang berhasil menyebabkan kembalinya Shah, yang memerintah Iran selama 25 tahun berikutnya sebelum digulingkan dalam Revolusi Islam 1979.

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat pada bulan Mei, setelah AS memberikan sanksi bagi Iran.

Dalam beberapa pekan terakhir Amerika Serikat menyalahkan Iran atas serangan kapal tanker di dekat Selat Hormuz, jalur perdagangan minyak global yang paling penting, tuduhan yang langsung dibantah Iran.

Amerika Serikat dan Iran juga saling menjatuhkan drone.

Dampak perselisihan Iran dengan AS, berdampak dengan Iran menangkap sebuah kapal tanker berbendera Inggris, Stena Impero, di Selat Hormuz pada Jumat pekan lalu.

Aksi itu sebagai balasan setelah Inggris menyita kapal tanker Iran di Gibraltar pada 4 Juli.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini