nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satu Anggota Polda Riau Terluka saat Baku Tembak dengan Pecatan Polisi

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 14:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 23 340 2082531 satu-anggota-polda-riau-terluka-saat-baku-tembak-dengan-pecatan-polisi-o4N4NgxU1i.jpg Gelar perkara kasus baku tembak dengan pecatan polisi (Foto: Banda/Okezone)

PEKANBARU - Pecatan polisi yang memiliki narkoba dalam jumlah besar, Satriandi bersama dua temannya terlibat kontak tembak dengan tim Polda Riau. Dalam baku tembak itu, satu anggota polisi tertembak.

Kapolda Riau Irjen Widodo Eko mengatakan, anggotanya yang tertembak adalah Bripka Lius Muliadin. Anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) tertembak pada bagian bahu kirinya.

"Dalam kontak tembak tadi pagi itu, anggota kita terkena luka tembak di bahu," kata Kapolda Riau dalam jumpa persnya Rabu (23/7/2019).

Baku Tembak di Riau

Dia mengatakan bahwa anggotanya yang tertembak itu terlibat kontak tembak dengan Satriandi di rumahnya Jalan Sepakat Pekanbaru. Saat ini anggotanya dalam perawatan oleh tim medis.

"Saat dilakukan upaya penggerebekan, Satriandi melawan. Dialah yang menembak anggota kita," imbuhnya.

Dalam kontak tembak itu, Satriandi pecatan anggota polisi dari Polres Rohil ini tewas. Selain itu satu rekanya yang juga melakukan perlawan dengan senjata api berinisial HM juga tewas. Keduanya tewas di tempat.

Baca Juga: Pecatan Polisi Pemilik Narkoba Tewas Dalam Baku Tembak

"Sementara satu orang berhasil kita tangkap dengan inisial RM. Tersangka RM saat ini dalam pemeriksaan kita," imbuhnya.

Diketahui, Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau terlibat baku tembak dengan buronan kasus narkoba.

Dalam aksi yang terjadi di Jalan Sepakat Kecamatan Tampan Pekanbaru, dua buronan tewas. Dari dua yang ditembak, satu diantara adanya Satriandi, mantan anggota polisi yang dipecat karena kepemilikan narkoba.

Baca Juga: Baku Tembak dengan Pecatan Polisi, Petugas Polda Riau Temukan Granat

Satriadi terakhir berhasil kabur dalam Lapas Pekanbaru pada 22 November 2017 dengan menodong senjata api ke pihak sipir dengan dibantu seorang rekannya. Sementara dua orang lain belum diketahui identitasnya. Buronan yang tewas dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara Polda Riau.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini