Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Semester Pertama 2019, 2,9 Juta Wisatawan Mancanegara Masuki Bali Lewat Jalur Udara

Semester Pertama 2019, 2,9 Juta Wisatawan Mancanegara Masuki Bali Lewat Jalur Udara
Foto: dok.Humas Angkasa Pura I
A
A
A

Perlu diketahui bahwa sepanjang semester pertama tahun 2019 ini, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali melayani beberapa rute internasional baru, baik dari maskapai yang sebelumnya sudah beroperasi menghubungkan wisatawan dunia ke Bali, maupun maskapai yang benar-benar baru membuka rute penerbangan ke Bali.

“Dengan dibukanya beberapa rute internasional baru di 6 bulan pertama tahun ini, menunjukkan bahwa Bali semakin menjadi kiblat pariwisata dunia,” tambah Herry.

Di awal tahun, maskapai plat merah Garuda Indonesia membuka rute London-Bali. Di pertengahan bulan April, maskapai anggota Lion Group asal Malaysia, Malindo Air resmi membuka rute penerbangan yang menghubungkan ibukota negara bagian Australia Selatan, Adelaide, dengan Bali. Pada akhir bulan Mei, maskapai low cost carrier asal Vietnam, VietJet Air, membuka rute penerbangan Ho Chi Minh City-Bali, yang berpotensi menghadirkan wisatawan asal sub-region Indochina ke Bali. Yang terbaru, maskapai flag carrier Turki, Turkish Airlines resmi mengangkut penumpang asal Istanbul Airport ke Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali dengan Boeing 787 Dreamliner-nya.

”Sesuai instruksi Menteri Perhubungan, kami akan mengalokasikan slot tambahan untuk maskapai yang mengajukan rute penerbangan internasional. Hal ini untuk menggaet dan mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan mancanegara ke Bali. Slot tambahan ini kami prioritaskan untuk rute-rute internasional dengan pesawat berbadan besar, demi optimalisasi jumlah penumpang. Tentunya, hal tersebut juga kami lakukan seiring dengan peningkatan kualitas layanan kepada para pengguna jasa bandar udara,” tutup Herry.

Saat ini, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali melayani 47 rute penerbangan internasional dari beberapa kawasan, yaitu Asia, Australia, Timur Tengah, dan Eropa. Tercatat, terdapat 34 maskapai internasional yang berasal dari 17 negara yang menghubungkan Bali dengan berbagai negara di dunia.

(Abu Sahma Pane)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement