JAKARTA - Jember Fashion Carnaval (JFC) diyakini mampu mendatangkan wisatawan dari berbagai negara. JFC berlangsung sejak 31 Juli hingga 4 Agustus 2019.
Brand ambassador JFC Cinta Laura ikut meramaikan event ini. Bahkan, kehadirannya tanpa bayaran alias gratis. Hal tersebut diungkapkan makeup artist Bubah Alfian yang juga merupakan jebolan JFC. Bubah mengaku terharu, karena Cinta Laura rela tidak dibayar demi berlangsungnya JFC.
"Yang mengharukan, Cinta Laura jadi brand ambassador dan akan tampil di JFC tanpa dibayar. Saya benar-benar sampai menangis, saya ciumin dia sambil bilang terima kasih karena sumbangsihnya," ujar Bubah di Jakarta baru-baru ini.
Hadirnya Cinta Laura membuat perhelatan JFC semakin berwarna. Di mana tahun ini JFC mengangkat tema tribal grandeur atau keagungan suku. Setidaknya ada delapan suku terkenal di dunia bakal diboyong melalui delapan maskot busana.
Seluruh busana tersebut terinspirasi dari suku bangsa Aztec (Meksiko), Mongol (Mongolia), Zulu (Afrika Selatan), Viking (Norwegia), Karen (Thailand), Polynesia, serta Indonesia yang diwakili suku Minahasa (Sulawesi Utara) dan Hudoq (Kalimantan Timur).
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani menilai JFC adalah benchmark buat banyak event di Indonesia. “Jember Fashion Carnival adalah barometer buat acara serupa di Indonesia. Banyak street fashion carnival di Indonesia yang meniru JFC. Jadi kualitasnya tidak perlu diragukan lagi,” ujar Rizki.
Menurut Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata Adella Raung, kebesaran nama JFC merupakan sebuah warisan yang luar biasa. Buah tangan almarhum Dynand Fariz tersebut mampu menjadi atraksi wisata yang membanggakan.