nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Pembunuhan Siswi SMK di Tapanuli Ternyata Pria Beranak 5, Motifnya Masih Digali

Robert Fernando H Siregar, Jurnalis · Jum'at 09 Agustus 2019 11:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 09 608 2089749 pelaku-pembunuhan-siswi-smk-di-tapanuli-ternyata-pria-beranak-5-motifnya-masih-digali-DoGCByUU2I.jpg Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)

TAPANULI UTARA – Kepolisian Resort Tapanuli Utara (Taput), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berhasil menangkap pembunuh siswa SMK Karya Tarutung, Kristina boru Gultom (korban).

Tidak lama pasca ditemukannya jasad korban di kebun, pihak Polres Taput segera meringkus inisial RH yang merupakan tetangga korban di Dusun Barbaran Pangguan, Desa Hutapea Banuarea.

Baca Juga: Hilang Sejak Semalam, Siswi SMK Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kebun 

Kasubbag Humas Polres Taput, Aiptu Sutomo Mangapul Simaremare menerangkan, RH yang merupakan tetangga korban dan sudah memiliki 5 orang anak itu, dicurigai sebagai pelaku pembunuhan Kristina.

"Kecurigaan pihak kepolisian mengarah kepada RH, di mana Darisson Media Hutapea warga Dusun Bahal Nagodang, Desa Hutapea Banuarea, melihat RH memboceng korban mengenakan baju merah dengan sepeda motor, pada Minggu sore," kata Sutomo kepada wartawan, Jumat (9/8/2019).

Penemuan Jasad Siswi SMK di Tapanuli Utara (foto: Robert Fernando H/Okezone) 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Taput, AKP Zulkarnain membenarkan penangkapan RH. Bahkan, pelaku yang merupakan tetangga korban tersebut sudah ditetapkan menjadi tersangka.

"RH tetangga korban sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kematian korban. Namun, motif pelaku dan hasil autopsi, lebih rinci nanti ya," kata AKP Zulkarnain kepada Okezone.

Baca Juga: Terungkap Motif Pembunuhan Perempuan Penuh Luka di Bandung 

Sebelumnya, Kristina boru Gultom siswi kelas XII, SMK Karya Tarutung, warga Dusun Barbaran Huta Pangguan, Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Provinsi Sumatera Utara, ditemukan tewas di kebun yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya.

Informasi yang dihimpun dari TKP, kematian korban diduga kuat motif pemerkosaan. Sebab, di TKP pakain dalam (bra) korban ditemukan sekira 3 meter dari posisi korban. Dan celana dalam korban juga ditemukan sekitar 1 meter dari korban.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini