nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Upacara HUT RI Pertama Kali, Mantan Pejuang Kemerdekaan Papua: NKRI Harga Mati

Edy Siswanto, Jurnalis · Minggu 18 Agustus 2019 14:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 18 340 2093475 upacara-hut-ri-pertama-kali-mantan-pejuang-kemerdekaan-papua-nkri-harga-mati-Ld5FYg2p8v.jpg Mantan Pejuang Kemerdekaan Papua laksanakan upacara HUT RI (Foto: Edy Siswanto)

JAYAPURA - Kali pertama sebuah kampung di Distrik Ravenirara Kabupaten Jayapura menggelar upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kampung Yongsu Sapari namanya. Kampung yang tergolong cukup tua di wilayah Kabupaten Jayapura ini sejak Kemerdekaan Indonesia baru Sabtu 17 Agustus menggelar upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74.

Meski nampak sederhana, dengan segala keterbatasan, namun pelaksana upacara yang digelar di lapangan bola kampung setempat itu berlangsung khidmat. 150-an warga Yongsu Sapari turut dalam upacara tersebut. Meliputi anak-anak SD, SMP, dan warga kampung, yang diantaranya adalah mantan anggota perjuangan Papua Merdeka era 90-an.

Meski berlangsung di kampung, dengan di kelilingi hutan, namun upacara yang juga diisi dengan berbagai perlombaan, bakti sosial, dan pembagian sembako itu ramai diikuti warga. Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia (Gemapi) sebagai prakarsa digelarnya upacara dan rangkaian kegiatan tersebut mengaku penting memeratakan perayaan HUT Kemerdekaan sebagai bentuk kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kita bermasalah semangat atas harapan warga di sini. Kami bekerjasana dengan pihak kampung, PMI Kabupaten Jayapura dan lainnya untuk menggelar upacara dan bakti sosial di sini. Antusias warga sangat baik, karena ini pertama kali dilakukan di sini," kata Nancy Yoafifi, Pengurus Besar Gemapi Jayapura.

Mantan Pejuang Kemerdekaan Papua

Hermanus Sorondanya, mantan pejuang Pergerakan Papua Merdeka wilayah Kampung Yongsu Sapari Distrik Raveni Rara Kabupaten Jayapura, mengapresiasi perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke -74 yang digelar dikampung itu.

"Kami sangat senang dengan perayaan ini. Upacara bendera HUT Kemerdekaan baru pertama kali dilakukan, dan antusias warga disini sangat baik untuk itu,"katanya.

Terlebih kata dia, dalam perayaan HUT Kemerdekaan itu ada perlombaan meriah hingga jiwa kecintaan terhadap NKRI diakui kembali tumbuh.

Baca Juga: Menilik Nasionalisme di Perbatasan RI-Papua Nugini

"Ini sangat baik ya. Perayaan HUT Kemerdekaan kita rasakan juga dengan adanya berbagai perlombaan. Jadi rasa cinta tanah air, dan rasa memiliki bangsa ini tumbuh dengan kegembiraan seperti ini,"ucapnya.

Dirinya menyinggung terkait adanya kelompok yang masih berbeda Idiologi. Dikatakan Papua sudah final dalam bingkai NKRI.

"Papua sudah final dalam NKRI, jadi saatnya bukan lagi mempermasalahkan Ideologi, tapi sama-sama mendorong pembangunan Papua kearah yang lebih baik. Semoga tidak ada lagi yang teriak Papua Merdeka, Papua adalah NKRI, NKRI harga mati," tegas Hermanus.

Dalam perayaan tersebut, berbagai perlombaan yang digelar meliputi rajut noken, lomba kuliner lokal, dan berbagai lomba untuk anak-anak SD dan SMP. Selain itu juga dilakukan bakti sosial berupa pengobatan gratis dan aksi donor darah kerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jayapura.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini