JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyebut partainya sangat terbuka dengan adanya wacana pimpinan MPR diisi oleh 10 orang. Saat ini Fadli menyebut dialog antara partai politik terus berjalan.
"Tentu semuanya itu hanya bisa terjadi kalau ada kesepakatan bersama. Kesepakatan itu sedang dikomunikasikan, didialogkan," ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/8/2019).
Alasan partainya terbuka kepada usulan pimpinan MPR diisi oleh 10 orang, lantaran MPR berbeda dengan DPR. Kata Fadli, MPR tugasnya menyosialisasikan 4 pilar kebangsaan, sehingga semakin banyak yang menyebarkan semakin baik.

"Jadi kalau itu dilakukan secara bersama-sama pun enggak ada masalah," kata dia.
Namun, jika pimpinan MPR jadi 10 orang, berarti harus dibarengi dengan merevisi undang-undang MD3.
Baca Juga: Jangankan Warga Papua, Semua Orang di Seluruh Dunia Boleh ke Malang!
"Ya itu juga bagian dari saya kira hal yang bisa kita bicarakan secara bersama-sama. Nanti kita lihatlah perkembangannya," paparnya.
Diketahui sebelumnya Wasekjen Partai Amanat Nasional ( PAN) Saleh Partaonan Daulay mengusulkan pimpinan MPR menjadi 10 orang. Usulan itu ditujukan agar mendinginkan perebutan kursi pimpinan MPR antarparpol.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.