Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Percepat Ekspor dengan Digitalisasi Layanan Ekspor Kementan

Percepat Ekspor dengan Digitalisasi Layanan Ekspor Kementan
Pelepasan ekspor komuditi pertanian di Semarang (Foto: Kementan)
A
A
A

SEMARANG - Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil menunjukkan pesatnya kemajuan digitalisasi layanan pertanian yang dilakukan Kementerian Pertanian dalam mendukung ekspor. Hal ini disampaikannya saat pelepasan ekspor beberapa komoditas pertanian di Semarang, Kamis (22/8/2019).

“Ini adalah instruksi Menteri Pertanian untuk mempercepat layanan. Barantan berkomitmen untuk memberikan model serta solusi secara berkelanjutan dengan digitalisasi layanan,” kata Jamil.

Pada pelepasan ekspor kali ini ditayangkan permohonan pemeriksaan karantina pertanian secara online pada aplikasi IQFAST. Dari demo ini terlihat rata-rata sertifikasi ekspor impor komoditas pertanian di Karantina Pertanian Semarang sebanyak 1.000 pemohon per bulan.

Jamil secara singkat juga bercerita soal Aplikasi peta potensi komoditas pertanian berorientasi ekspor, atau IMACE yang telah digagas oleh Barantan. Menurut Jamil aplikasi ini tengah digalakkan ke seluruh provinsi, harapannya aplikasi ini dapat digunakan sebagai landasan kebijakan pembangunan pertanian berorientasi ekspor dengan berbasiskan kawasan.

"pemerintah daerah dapat memanfaatkan peta ini untuk mengembangkan potensi wilayah dan kami pun akan lebih mudah memfasilitasi ekspornya," tegas Jamil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement