Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tolak Pin Emas, Anggota Terpilih DPRD DKI: Anggarannya untuk Masyarakat

Fahreza Rizky , Jurnalis-Sabtu, 24 Agustus 2019 |09:37 WIB
Tolak Pin Emas, Anggota Terpilih DPRD DKI: Anggarannya untuk Masyarakat
Pin emas DPRD DKI Jakarta. (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA – Anggota terpilih DPRD DKI Jakarta dari PDIP, Ima Mahdiah, enggan menggunakan pin emas untuk anggota legislatif di Kebon Sirih. Ia mengaku akan mengembalikannya jika mendapat pin emas tersebut.

"Dikembalikan," kata Ima saat dikonfirmasi Okezone, di Jakarta, Sabtu (24/8/2019).

Baca juga: Polemik Pin Emas DPRD DKI, Fadli Zon Mengaku Pakai KW 

Mantan staf Basuki Tjahaja Purnama (BTP) ini berujar, pengadaan pin emas untuk anggota DPRD DKI periode 2019–2024 perlu dievaluasi. Menurut dia, anggota dewan bisa pakai pin dari bahan kuningan demi menghemat anggaran.

"Menurut saya, ke depannya perlu dievaluasi. Tidak pakai emas lagi, tapi bisa pakai bahan dari kuningan. Lebih bijak anggarannya dialihkan untuk masyarakat," jelas Ima.

Anggaran pin emas DPRD DKI. (Foto: apbd.jakarta.go.id)

Sebagaimana diketahui, sebanyak 106 anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019–2024 rencananya dilantik pada 26 Agustus.

Baca juga: Sekwan Perbolehkan Anggota DPRD DKI Jual Pin Emas 

Mereka bakal mendapat pin emas lambang DPRD DKI untuk disematkan di pakaiannya. Sayangnya, anggaran pengadaan pin emas itu mencapai Rp1.332.351.130.

Nominal tersebut sebagaimana tertuang dalam Anggaran Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Plafon Prioritas Sementara (KUPA-PPAS) 2019 yang diunggah di situs apbd.jakarta.go.id, seperti dikutip Okezone.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement